RELUNG.ID – Toyota resmi memperkenalkan Hilux generasi kesembilan, menandai babak baru bagi salah satu pikap paling populer di dunia.
Model terbaru ini hadir dengan desain eksterior yang terinspirasi dari “Cyber Sumo”, pembaruan interior modern, serta pilihan powertrain listrik (BEV) untuk pertama kalinya dalam sejarah Hilux.
Hilux terbaru tampil dengan lampu depan LED ramping, gril sarang lebah sewarna bodi, intake bumper bersudut, dan skid plate kokoh.
Varian full elektrik (BEV) dibedakan melalui bumper depan dengan gril tertutup dan desain intake baru yang memperkuat kesan futuristik.
Meskipun profil bodinya masih mempertahankan karakter khas Hilux, Toyota memperbarui spatbor depan dan belakang, lengkungan roda berbentuk kotak, serta velg model baru.
Di bagian belakang, lampu LED tajam dan bumper modern dengan pijakan terintegrasi memberikan tampilan lebih dinamis, menyerupai gaya rivalnya, Ford Ranger.
Dengan panjang 5.320 mm dan jarak sumbu roda 3.085 mm, dimensi Hilux tetap serupa dengan generasi sebelumnya. Untuk pasar Eropa dan Australia,
Hilux kini hanya tersedia dalam konfigurasi Double Cab, sementara Thailand dan pasar Asia lainnya tetap mendapat opsi Single Cab dan Smart Cab.
Interiornya mengalami perubahan besar dengan desain dasbor baru yang menampilkan layar infotainment 12,3 inci, kluster instrumen digital 12,3 inci (atau 7 inci untuk varian lebih rendah), serta tombol fisik untuk kontrol utama.
Lingkar kemudi yang kokoh terinspirasi dari Land Cruiser, lengkap dengan tombol multifungsi, kenop transmisi kecil, dan kompartemen penyimpanan ganda di sisi penumpang.
Dari sisi keselamatan, Hilux kini dibekali rangkaian sistem ADAS yang diperluas, menjadikannya sekelas dengan model SUV Toyota terkini.
Mengusung filosofi “Multipathway”, Toyota menawarkan berbagai pilihan mesin untuk Hilux generasi baru. Tergantung pasar, tersedia mesin turbodiesel 2,8 liter (termasuk versi mild hybrid) dan mesin bensin 2,7 liter.
Yang paling menarik adalah varian BEV (Battery Electric Vehicle) dengan motor listrik ganda bertenaga 193 hp (144 kW/196 PS) dan baterai 59,2 kWh, memberikan jarak tempuh hingga 240 km (WLTP) atau sekitar 300 km (NEDC). Toyota juga mengonfirmasi varian hidrogen FCEV yang akan hadir pada tahun 2028.
Dari sisi kemampuan, Hilux BEV mampu mengangkut beban hingga 715 kg dan menarik 1.600 kg, sementara versi mesin konvensional tetap mempertahankan kapasitas 1.000 kg untuk muatan dan 3.500 kg untuk penarikan.
Hilux baru masih mengandalkan sasis ladder-frame IMV yang diperbarui, bukan platform TNGA-F seperti Land Cruiser dan Tacoma.
Namun, Toyota meningkatkan kenyamanan dan kestabilan melalui power steering elektrik baru, peredam getaran bodi, dan penyetelan ulang suspensi.
Suspensinya menggunakan pegas koil independen di depan dan pegas daun di belakang, dengan dua karakteristik berbeda: satu difokuskan untuk beban berat, dan satu lagi untuk kenyamanan berkendara harian.
Untuk performa off-road, Hilux 4×4 kini hadir dengan sistem 4WD paruh waktu, diferensial pengunci belakang standar, dan fitur Multi-Terrain Select untuk menghadapi berbagai kondisi medan.
Toyota Hilux generasi baru akan diluncurkan pertama kali di Thailand, Eropa, dan Australia mulai Desember 2025, disusul oleh pasar Asia lainnya pada 2026, serta Jepang pada pertengahan 2026. (LWM)

