RELUNG.ID – Insiden kecelakaan kerja tragis terjadi di perairan Sungai Musi, kawasan Gandus, Palembang, Minggu (13/4/2025) pagi.
Dua orang anak buah kapal (ABK) Tugboat Marina 2210 tewas setelah tertimpa tali towing yang tersangkut saat kapal hendak pindah labuh.
Kedua korban diketahui bernama Heru Bahri (28), bertugas sebagai Mualim 2, dan Tendiko Arifin (34), perwira kamar mesin. Keduanya sedang bekerja di buritan kapal ketika tali towing mendadak terpental dan mengenai tubuh mereka.
Informasi yang dihimpun, kapal Tugboat Marina 2210 dengan nomor lambung MP 3058 tengah menarik tongkang pengangkut batubara dalam kondisi kosong.
Kapal tersebut telah berlabuh sejak Sabtu (12/4) di perairan Gandus.
Namun pada Minggu pagi sekitar pukul 06.20 WIB, tongkang mendadak hanyut sejauh 200 meter dari titik semula akibat arus deras serta tumpukan kayu dan sampah di bawah kapal.
Situasi ini membuat awak kapal bersiap untuk memindahkan posisi labuh dengan mengangkat jangkar.
Saat proses pemindahan berlangsung, tali second towing tersangkut di bagian tanduk kapal dan tiba-tiba terlepas dengan keras.
Tali tersebut menghantam kedua korban yang berada di buritan, membuat mereka terpental dan mengalami luka berat hingga meninggal dunia di tempat.
Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Sonny Mahar Budi Aditiyawan SIK membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut.
“Anggota kami sudah mendatangi TKP. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan terkait laka kerja di kapal Tugboat Marina 2210/MP 3058 dengan memeriksa sejumlah saksi,” ujarnya singkat. (FZP)

