RELUNG.ID — Pasukan militer Israel (IDF) dilaporkan telah melakukan aksi pencurian di markas besar Bank Palestina di Kota Gaza, mengambil lebih dari 200 shekel atau setara dengan Rp843 miliar.
Menurut juru bicara IDF, uang yang diambil awalnya akan dialokasikan untuk otoritas Ramallah.
Namun, Israel menduga bahwa uang tersebut akan digunakan untuk mendukung perjuangan Hamas, sehingga segera mengambil tindakan untuk menyitanya.
“Tentara Israel melakukan operasi di markas besar Bank Palestina di Gaza pekan lalu untuk mencegah aliran dana ke Hamas,” ujar juru bicara IDF dalam sebuah pernyataan yang dilaporkan oleh Kantor Berita Maariv pada Senin (12/2).
Meskipun Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan keputusan sementara bulan lalu, Israel terus melanjutkan serangan yang mematikan di Jalur Gaza.
Sejak pecahnya perang pada tanggal 7 Oktober, setidaknya 28.176 warga Palestina telah tewas, dengan sebagian besar adalah wanita dan anak-anak, dan 67.784 lainnya mengalami luka-luka.
Serangan Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi, di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah.
Selain itu, sekitar 60 persen infrastruktur di wilayah tersebut mengalami kerusakan atau hancur akibat serangan yang berkelanjutan tersebut.

