RELUNG.ID – Kota Palembang bersiap menghadirkan ruang publik baru bagi masyarakat melalui program Car Free Night (CFN) yang akan diuji coba pada Sabtu (11/4/2026). Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Satuan Lalu Lintas Polrestabes Palembang menyiapkan skema rekayasa arus kendaraan di sejumlah ruas jalan utama.
CFN akan dipusatkan di sepanjang Jalan Kolonel Atmo pada pukul 17.30 hingga 23.00 WIB, sementara Car Free Day (CFD) tetap digelar pada Minggu pagi mulai pukul 05.30 hingga 09.00 WIB di kawasan Jalan Sudirman, Jembatan Ampera hingga Simpang Flyover Jakabaring.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang menyebutkan sekitar 40 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung. Personel tersebut akan bersinergi dengan instansi terkait seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
“Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional, termasuk pengalihan arus di sejumlah titik sekitar Jalan Kolonel Atmo untuk menghindari kepadatan kendaraan,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Penutupan ruas jalan tertentu akan diberlakukan guna memberikan ruang aman bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana malam tanpa kendaraan bermotor. CFN dirancang menjadi area interaksi publik yang menghadirkan berbagai aktivitas, mulai dari kuliner, pertunjukan seni budaya, hingga layanan publik.
Petugas di lapangan nantinya akan mengarahkan pengendara ke jalur alternatif yang telah disiapkan. Langkah ini dilakukan agar mobilitas masyarakat tetap berjalan lancar tanpa menimbulkan kemacetan di sekitar lokasi kegiatan.
Program CFN direncanakan menjadi agenda rutin setiap malam Minggu. Setelah tahap uji coba pada 11 April 2026, peluncuran resmi dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2026.
Selain menghadirkan ruang rekreasi baru bagi warga, program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM, khususnya sektor kuliner dan industri kreatif yang berpotensi meramaikan kawasan pusat kota.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas selama kegiatan berlangsung. Evaluasi akan dilakukan setelah uji coba guna memastikan skema pengaturan arus kendaraan berjalan optimal saat pelaksanaan resmi nanti,”kata dia. [THQ]

