RELUNG.ID – Seorang warga Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel mendadak viral usai berswafoto bersama Katim Jatanras Polda Metro Jaya, Iptu Zakaria alias Jaklyn Chopper di media sosial instagram.
Pasalnya, warga yang berkesempatan foto bersama polisi ikonik pemberantas kejahatan asal Jakarta itu justru dituding sebagai informan alias cepu atas penangkapan beberapa warga Tulung Selapan pada Sabtu (14/6) lalu.
Seorang pemilik akun instagram @golgolcr7 mengunggah fotonya bersama Jaklyn Chopper dengan caption ‘Kawan Lame’ justru dihujat warganet.
Berbagai komentar warganet berhamburan menyudutkan dirinya sebagai cepu di kolom komentar pemilik akun @golgolcr7.
Seperti halnya pemilik akun instagram @Dian safari, secara singkat dirinya menuliskan kalimat yang menyudutkan pemilik akun @golgolcr7 sebagai otak ditangkapnya beberapa warga Tulung Selapan yang ditangkap atas dugaan aksi penipuan atau lebih dikenal tipu sana sini (tipsani).
“Fix cepu,” tulis pemilik akun @Dian Safari di kolom komentar milik @golgolcr7, Senin (16/6).
Tanpa waktu lama, berbagai komentar langsung menghujani foto unggahan milik @golgolcr7. “Buah duku buah mengkudu, kalu dak cepu mane mungkin tau,” tambah pemilik akun @STEVEN.
Tidak hanya pemilik akun @golgolcr7 yang mengunggah fotonya bersama Jacklyn Choppers, pemilik akun @diagustiayu2 juga mendapat komentar pedas dari warga net usai mengunggah video yang memperlihatkan Jacklyn Choppers berfoto bersama dengan beberapa ibu-ibu atau emak-emak di Tulung Selapan.
“Dak usah dihormati Jeklin tu agek die keladasan masok selapan,” canda pemilik akun @odik_08 di kolom komentar video @diagustiayu2.
Peristiwa penangkapan warga Tulung Selapan yang diduga pelaku tipsani cukup menghebohkan dunia maya.
Dalam video itu, sejumlah anggota Tim Jatanras Polda Metro Jaya turun dari mobil dan mengejar terduga pelaku tipsani di Desa Petaling, Kecamatan Tulung Selapan.
Usai menangkap terduga pelaku tipsani yang bersembunyi di rumah warga, polisi akhirnya membawa beberapa warga yang diduga terlibat dalam aksi penipuan ke Polda Metro Jaya.
Sementara itu Kapolres OKI, AKBP Eko Rubiyanto membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku tipsani di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten OKI. Namun, pihak Polres OKI tidak dilibatkan dalam penangkapan terduga tersangka tersebut.
“Memang ada, tapi kami tidak dilibatkan oleh Polda Metro Jaya dalam penangkapan terduga tersangka,” kata Eko, Senin (16/6).
Untuk jumlah terduga tersangka yang berhasil ditangkap dan dibawa ke Polda Metro Jaya, pihak Polres OKI tidak mengetahui pasti.
Eko menyebutkan, berdasarkan informasi dari warga Tulung Selapan, ada sembilan orang yang dibawa Tim Polda Metro Jaya. “Kalau yang sempat diamankan katanya ada 32 orang, tapi yang dibawa cuma sembilan. Tapi kami tidak tahu pasti soal kebenaran itu,” ujarnya.
Penangkapan beberapa warga Tulung Selapan tersebut diduga karena terlibat pembobolan rekening. Namun, lagi-lagi pihak kepolisian Polres OKI tidak mengetahui pasti siapa korbannya dan berapa jumlah kerugian yang diderita korban. (HWJ)

