Kecurigaan pun semkin menguat sehingga pihaknya melakukan penyelidikan secara intensif dan mendapati beberapa orang yang dicurigai melakukan tindak pidana terhadap korban.
“Kecurigaan polisi semakin bertambah sebab berdasarkan penyelidikan digital forensikn diketahui barang-barang korban sudah berpindah tangan ke orang lain,” terangnya.
Pihaknya akhirnya menangkap salah satu tersangka di Batam, dari hasil keterangan tersangka diketahui jika korban memang dibunuh.
Diduga pelakunya bukan hanya satu orang dan juga otak pelakunya yaitu nasabah dari korban yang tak lain pemilik ruko distro ‘Anti Mahal’ ini.
“Kami masiih mengejar pelaku utama dalam kasus ini. Untuk motifnya sendiri itu dilatar belakangi utang-piutang, kemudian jengkel dan sakit hati,” pungkasnya. (FZI)

