RELUNG.ID- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pagar Alam Masa Khidmat 2026-2031 langsung bergerak setelah menggelar Konferensi Cabang (Konfercab).
Tiga lembaga strategis PCNU Pagar Alam dilantik sebagai bagian dari penguatan organisasi dan pelayanan NU di tingkat akar rumput. Ketiganya yakni Lembaga Ta’lif Wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTN NU), Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU), dan Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum Nahdlatul Ulama (LPBH NU).
Pelantikan dilakukan Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Pagar Alam Dr KH Deni Priansyah. Kegiatan tersebut dihadiri Rais Syuriyah PCNU Pagar Alam KH Masrur Aminullah, Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Selatan KH Hendra Zainudin Alqodiri, Wakil Wali Kota Pagar Alam serta jajaran Forkopimda.
Prosesi pelantikan berlangsung di Balai Pertemuan Pemerintah Kota Pagar Alam, Kamis (1/10/2026).
Ketua Tanfidziyah PCNU Pagar Alam Deni Priansyah mengatakan, pelantikan tiga lembaga tersebut menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali berbagai perangkat organisasi NU di Kota Pagar Alam.
“Tidak hanya tiga lembaga ini saja, ke depan semua lembaga yang ada di NU akan kita aktifkan kembali sebagai mesin utama untuk menjawab tantangan zaman,” kata Deni.
Menurut dia, penguatan lembaga merupakan bentuk keseriusan PCNU Pagar Alam dalam menjaga eksistensi organisasi sekaligus menjalankan program yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara NU dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan di Kota Pagar Alam.
Ketua Tanfidziyah PWNU Sumatera Selatan KH Hendra Zainudin Alqodiri mengapresiasi langkah cepat PCNU Pagar Alam setelah pelaksanaan Konfercab.
“Kami dari PWNU Sumsel sangat bangga. Pagar Alam bergerak sangat cepat. Baru selesai Konfercab 2 Juli lalu, hari ini langsung melantik tiga lembaga sekaligus,” ujarnya.
Menurut Hendra, langkah tersebut menunjukkan PCNU Pagar Alam tidak ingin berlama-lama dalam suasana pasca-Konfercab, tetapi langsung menjalankan kerja organisasi.
“Ini menandakan PCNU Pagar Alam tidak mau berlama-lama dalam euforia, tapi langsung kerja nyata. Ini sesuai dengan arahan PBNU, bahwa NU harus hadir memberikan manfaat nyata, bukan hanya struktur di atas kertas,” katanya.
Hendra menambahkan, pengaktifan lembaga-lembaga NU menjadi sinyal bahwa kepengurusan baru ingin memperkuat kerja organisasi di tengah masyarakat.
“Mereka ingin kerja nyata, bukan hanya rapat dan seremonial,” tegasnya.
Wakil Wali Kota Pagar Alam Bertha menyambut baik penguatan organisasi PCNU Pagar Alam. Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan peran organisasi kemasyarakatan seperti NU dalam mendukung pembangunan.
“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kami butuh mitra strategis seperti NU. Dengan dilantiknya lembaga ini kami berharap sinergi Pagar Alam Terang Benderang bisa terwujud,” ujar Bertha.
Ia berharap keberadaan lembaga-lembaga baru tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara NU dan Pemkot Pagar Alam dalam menjalankan berbagai program untuk masyarakat.[YKP]

