Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Utang Pinjol Masyarakat Tembus Rp102 Triliun Hingga April 2026
Bisnis

Utang Pinjol Masyarakat Tembus Rp102 Triliun Hingga April 2026

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda05/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi Utang. Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Ketergantungan masyarakat terhadap layanan pinjaman daring (pindar) atau pinjaman online (pinjol) terus meningkat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat outstanding pembiayaan industri pinjol menembus Rp102,07 triliun hingga April 2026, menandai pertumbuhan signifikan di tengah tingginya kebutuhan akses pembiayaan cepat di masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas PVML OJK, Agusman, mengungkapkan nilai pembiayaan pinjol tumbuh 26,11 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut menunjukkan sektor fintech lending masih menjadi salah satu sumber pembiayaan yang paling diminati masyarakat.

“Outstanding pembiayaan pinjaman daring pada April 2026 mencapai Rp102,07 triliun,” ujar Agusman dalam konferensi pers, Jumat (5/6/2026).

Di tengah pertumbuhan tersebut, OJK mencatat tingkat kredit bermasalah atau TWP90 berada di level 4,62 persen. Meski masih dalam batas yang dinilai terkendali, angka tersebut menjadi perhatian regulator untuk memastikan kualitas pembiayaan tetap terjaga.

“Tidak hanya pinjol, sektor pergadaian juga mencatat pertumbuhan yang sangat tinggi. Penyaluran pembiayaan industri pergadaian melonjak 56,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp157,20 triliun, ” kata dia.

Agusman menyebutkan mayoritas pembiayaan pergadaian masih berasal dari produk gadai yang mencapai Rp132,29 triliun atau sekitar 84,15 persen dari total pembiayaan yang disalurkan.

“Sementara itu, industri perusahaan pembiayaan juga menunjukkan tren positif. Piutang pembiayaan tumbuh 2,08 persen menjadi Rp514,65 triliun. Pertumbuhan tersebut didorong oleh meningkatnya pembiayaan modal kerja yang naik 10,64 persen secara tahunan, ” kata dia.

Dari sisi kesehatan industri, OJK menilai profil risiko perusahaan pembiayaan masih terjaga. Rasio pembiayaan bermasalah (NPF) bruto tercatat 2,89 persen dan NPF neto sebesar 0,78 persen. Adapun gearing ratio berada di level 2,14 kali, jauh di bawah batas maksimal yang diperbolehkan regulator sebesar 10 kali.

“Meski industri terus tumbuh, OJK menemukan masih ada sejumlah pelaku usaha yang belum memenuhi ketentuan modal minimum. Tercatat delapan perusahaan pembiayaan dari total 144 perusahaan belum memenuhi modal inti minimum Rp100 miliar. Selain itu, 14 penyelenggara pinjol dari total 94 perusahaan juga belum memenuhi kewajiban ekuitas minimum sebesar Rp12,5 miliar, “kata dia.

Sebagai bentuk pengawasan, selama Mei 2026 OJK telah menjatuhkan sanksi administratif kepada 49 perusahaan pembiayaan, 18 perusahaan modal ventura, dan 19 penyelenggara pinjaman online karena melanggar ketentuan regulasi maupun hasil pemeriksaan pengawasan.[THQ]

OJK Pinjol Utang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePigai Usul Jabatan Strategis Polri Bisa Diisi Sipil
Next Article Karhutla Kembali Muncul di Muba, Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Api di Dua Kecamatan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bisnis

Naik Rp15 Ribu, Ini Daftar Terbaru Harga Emas Antam

30/09/20266 Views
Bisnis

Spesial HUT ke-81 KAI, Pelanggan Cukup Bayar 81 Persen untuk Naik KA Sindang Marga

27/09/202613 Views
Bisnis

Turis Asing Belanja Pakai QRIS Capai Rp6,2 Triliun, 96,7 Persen Merchant UMKM

27/09/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,936 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,806 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,779 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?