RELUNG.ID – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video penggerebekan yang diduga melibatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Fakfak, Papua Barat berinisial THR bersama seorang perempuan berinisial DRA, yang diketahui merupakan istri anggota polisi.
Video penggerebekan tersebut tersebar luas di berbagai platform media sosial, termasuk X dan Facebook, hingga menjadi perhatian publik.
Dalam rekaman itu terlihat suasana tegang di sebuah rumah kontrakan di kawasan Mambruk, Kabupaten Fakfak.
Berdasarkan informasi yang beredar, penggerebekan dilakukan oleh suami sah DRA yang berinisial K, seorang anggota polisi yang bertugas di wilayah Fakfak.
R, saudara dari K, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengaku turut berada di lokasi saat penggerebekan berlangsung pada Minggu malam (11/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIT.
“Adik saya menduga istrinya berselingkuh dengan anggota DPRD Fakfak,” ujar R, Jumat (15/5/2026).
DRA sendiri diketahui bekerja sebagai bidan di Puskesmas Tomage. Sementara THR disebut merupakan kader Partai Golkar yang kini duduk sebagai anggota DPRD Fakfak.
Dalam video berdurasi sekitar 40 menit yang beredar di media sosial, terdengar seorang perempuan berteriak sambil menyebut nama anggota dewan tersebut. Rekaman itu juga memperlihatkan keributan di dalam kamar kontrakan yang diduga melibatkan K dan THR.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari DPRD Kabupaten Fakfak maupun pihak kepolisian terkait dugaan perselingkuhan tersebut.
Ketua DPD Golkar Papua Barat sekaligus Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, juga belum memberikan tanggapan atas kasus yang menyeret nama kader partainya itu.
Media telah mencoba menghubungi sejumlah pihak terkait, termasuk Polres Fakfak dan pimpinan DPRD setempat. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi yang disampaikan kepada publik. (vid)

