Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Waspada! Kenaikan PPN Bisa Jadi Bom Waktu bagi Ekonomi Indonesia
Bisnis

Waspada! Kenaikan PPN Bisa Jadi Bom Waktu bagi Ekonomi Indonesia

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda13/10/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi pengangguran. (Freepik)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Pemerintah akan menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025. Kebijakan ini diproyeksikan dapat memengaruhi daya beli masyarakat dan berpotensi meningkatkan angka pengangguran.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai kebijakan tersebut tidak bijak diterapkan pada tahun depan, mengingat daya beli masyarakat masih lemah. Ia berpendapat bahwa pemerintah seharusnya fokus pada kebijakan yang mendukung daya beli masyarakat, bukan sebaliknya.

“Kenaikan tarif PPN akan mengurangi pendapatan disposable masyarakat dan justru kontraproduktif bagi pertumbuhan ekonomi. Daya beli akan tergerus, dan dampak terburuknya, pengangguran bisa meningkat,” kata Nailul, Ahad (13/10).

Ia menambahkan bahwa penurunan kesejahteraan masyarakat akan semakin terasa jika kebijakan ini diberlakukan tanpa strategi mitigasi.

“Kesejahteraan masyarakat akan semakin terbatas,” ujarnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa per Februari 2024, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,20 juta orang atau setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,82 persen. Meski demikian, angka tersebut lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada 2023, yaitu 7,99 juta orang.

Nailul juga menyoroti bahwa tarif PPN Indonesia akan lebih tinggi dibandingkan sejumlah negara lain, seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Kanada. Bahkan, negara di luar Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), seperti Singapura, memiliki tarif PPN yang jauh lebih rendah.

“Jadi, kita tidak perlu selalu melihat negara dengan tarif PPN lebih tinggi. Beberapa negara menetapkan tarif lebih rendah,” pungkasnya.[TRA]

Ekonomi Pengangguran PPN 12 Persen
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKKP Buka 30 Gerai Perizinan untuk Optimalkan Usaha Perikanan Tangkap
Next Article Konflik Yaman Memanas, AS Perkuat Militer Arab Saudi dan UEA
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20266 Views
Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,954 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,824 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,797 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?