RELUNG.ID – Xiaomi akan memperkenalkan SUV listrik pertamanya, Xiaomi YU7, dalam sebuah acara khusus yang digelar pada Kamis, 22 Mei 2025, mulai pukul 19.00 Waktu Beijing.
Kehadiran YU7 menandai langkah baru Xiaomi EV untuk memperluas portofolio kendaraannya dan bersaing langsung dengan para pemain mapan seperti Tesla Model Y.
Peluncuran YU7 mengikuti sukses model pertama Xiaomi, sedan SU7, yang debut pada 28 Maret 2024 dan dirancang menyaingi Tesla Model 3.
Setelah meluncurkan varian performa tinggi SU7 Ultra dengan total output 1.548 hp, Xiaomi EV menunjukkan kemampuan manufakturnya yang kian matang.
Sepanjang April 2025 saja, Xiaomi EV berhasil mengirim lebih dari 28.000 unit kendaraan mencapai capaian di atas 20.000 unit selama tujuh bulan berturut-turut menegaskan tingginya permintaan konsumen terhadap merek ini.
Namun, beberapa kendala juga muncul belakangan ini. Akhir Maret lalu, sebuah kecelakaan tragis yang melibatkan SU7 menewaskan tiga orang dan memicu kekhawatiran soal kualitas.
Data pendaftaran asuransi menunjukkan bahwa pada minggu yang berakhir 11 Mei 2025, jumlah pendaftaran kendaraan listrik Xiaomi mencapai 5.180 unit, turun hampir 9% dibanding pekan sebelumnya.
Spesifikasi awal YU7 sudah menampakkan diri sejak pengajuan regulasi pada Desember 2024, mobil listrik ini memiliki panjang 4.999 mm, lebar 1.996 mm dan tinggi 1.600 mm dengan jarak sumbu roda 3.000 mm.
Angka-angka tersebut menempatkan YU7 lebih besar dibanding Tesla Model Y (4.790 mm × 1.982 mm × 1.624 mm, wheelbase 2.890 mm), menjanjikan ruang kabin lebih lapang bagi penggunanya.
Dengan YU7 di daftar, Xiaomi EV berharap mampu merebut pangsa pasar SUV listrik global dan menegaskan posisinya sebagai salah satu pendatang yang patut diperhitungkan. (LWM)

