RELUNG.ID – Pemerintah bakal kembali melakukan replanting atau peremajaan lahan sawit di Musi Rawas Utara (Muratara) di tahun 2025 ini.
Kegiatan peremajaan ini meningkat dibandingkan tahun 2024 lalu yang hanya seluas 314 hektare lahan sawit.
“Tahun ini kita targetkan seluas 600 hektare lahan sawit yang dilakukan peremajaan,” kata Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan (Dispertanikan) Muratara, Ade Mery, Senin (6/1).
Di tahun 2024 lalu, berdasarkan usulan dari lembaga tani atau kelompok tani yaitu seluas 500 hektare. Namun, yang mendapatkan bantuan yaitu hanya seluas 314 hektare.
Dia mengaku, peremajaan lahan sawit ini merupakan upaya pemerintah untuk membantu petani sawit khususnya di Muratara. Di mana, bantuan yang dikucurkan sebesar Rp 60 juta perhektare
“Ini tentunya sangat membantu petani dalam melakukan peremajaan sawit, terutama sawit yang sudah di atas 20 tahun dan tidak produktif lagi,” tegasnya.
Menurutnya, hingga saat ini dia menilai masih banyak masyarakat atau petani yang belum mengusulkan adanya peremajaan tersebut.
Dia belum mengetahui penyebabnya. Padahal, kegiatan replanting ini menguntungkan bagi para petani sawit.
“Jadi kami menghimbau kepada seluruh masyarakat silakan untuk mengusulkan jika ingin melakukan peremajaan kelapa sawit. Kalau belum pahan datang saja ke kantor Dispetanikan untuk konsultasi,” pungkasnya. (ALA)

