Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»BPS: 28 Ribu Warga Sumsel Keluar dari Garis Kemiskinan
Regional

BPS: 28 Ribu Warga Sumsel Keluar dari Garis Kemiskinan

alwiBy alwi05/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi kemiskinan. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Selatan mencatat tingkat kemiskinan di Sumsel kembali mengalami penurunan.

Berdasarkan hasil pendataan pada Maret 2026, persentase penduduk miskin turun menjadi 9,50 persen atau setara 869,97 ribu jiwa.

Baca juga :   Angka Kemiskinan Indonesia Turun Jadi 8,74 Persen per Maret 2025, Terendah Sejak Pandemi

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kondisi September 2025 yang mencapai 9,85 persen dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 898,24 ribu orang.

Dengan demikian, dalam kurun waktu enam bulan, sekitar 28,3 ribu warga Sumsel berhasil keluar dari garis kemiskinan.

Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan, Moh. Wahyu Yulianto, mengatakan penurunan kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.

Baca juga :   BPS Sumsel Rampungkan 81,87 Persen Sensus Ekonomi 2026, Sebanyak 1,5 Juta Unit Usaha Sudah Didata

Di kawasan perkotaan, jumlah penduduk miskin turun dari 310,56 ribu menjadi 297,24 ribu orang. Persentasenya juga menurun dari 8,91 persen menjadi 8,48 persen.

Sementara di wilayah perdesaan, jumlah penduduk miskin berkurang dari 587,68 ribu menjadi 572,73 ribu orang. Persentase kemiskinan di perdesaan juga turun dari 10,43 persen menjadi 10,13 persen.

Secara jangka panjang, tren penurunan kemiskinan di Sumatera Selatan juga menunjukkan perkembangan yang positif. Dalam satu dekade terakhir, jumlah penduduk miskin turun dari 1,10 juta jiwa atau 13,54 persen pada Maret 2016 menjadi 869,97 ribu jiwa atau 9,50 persen pada Maret 2026.

Baca juga :   426 Ribu Jiwa di Ogan Ilir Tercover BPJS, Keaktifannya Masih Belum Optimal

Meski demikian, BPS mencatat Garis Kemiskinan di Sumsel pada Maret 2026 mengalami peningkatan menjadi Rp628.228 per kapita per bulan.

Nilai tersebut terdiri atas Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp471.646 atau 75,08 persen dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp156.582 atau 24,92 persen.

Beras masih menjadi komoditas yang memberikan kontribusi terbesar terhadap garis kemiskinan, baik di perkotaan maupun perdesaan. Di wilayah perkotaan, beras menyumbang 19,11 persen terhadap garis kemiskinan, disusul rokok kretek filter sebesar 12,14 persen.

Baca juga :   BPS Sumsel Siapkan Sensus Ekonomi Kelurahan, Palembang Fokus Program Berbasis Data

Sementara di wilayah perdesaan, kontribusi beras mencapai 23,08 persen dan rokok kretek filter sebesar 11,31 persen.

Untuk kelompok nonmakanan, pengeluaran perumahan menjadi komponen terbesar dengan kontribusi 8,97 persen di perkotaan dan 9,79 persen di perdesaan.

Selain jumlah penduduk miskin yang menurun, kualitas kemiskinan di Sumsel juga mengalami perbaikan. Hal ini tercermin dari menurunnya Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dari 1,542 pada September 2025 menjadi 1,405 pada Maret 2026. Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga turun dari 0,384 menjadi 0,304.

Baca juga :   Empat Pejabat Kejari Pagar Alam Dirotasi, Ini Daftarnya

Namun demikian, BPS menilai kondisi kemiskinan di wilayah perdesaan masih memerlukan perhatian lebih. Indeks Kedalaman Kemiskinan di perdesaan tercatat sebesar 1,551, lebih tinggi dibandingkan perkotaan yang berada di angka 1,169.

Menurut BPS, penurunan angka kemiskinan di Sumatera Selatan didorong oleh sejumlah faktor. Di antaranya pertumbuhan ekonomi Sumsel yang mencapai 5,34 persen secara tahunan (year-on-year) pada Triwulan I 2026, pertumbuhan konsumsi rumah tangga sebesar 4,97 persen, meningkatnya produksi padi menjadi 507,99 ribu ton gabah kering giling (GKG), serta perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)-nya bertambah dari 134 unit menjadi 708 unit.

BPS juga menilai perbaikan kondisi pasar kerja serta berbagai program perlindungan sosial turut berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan di Sumatera Selatan selama periode September 2025 hingga Maret 2026. (CKM)

Angka Kemiskinan BPS Sumsel Garis kemiskinan Warga Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUtang Pinjol Tembus Rp105 Triliun, OJK Perketat Pemberantasan Pinjol Ilegal
Next Article Pria di Tangerang Diduga Disekap, Dianiaya, dan Dipaksa Masturbasi dengan Ancaman Pisau
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,868 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,742 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,716 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?