Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Diserang Wereng dan Tikus, Hasil Panen Padi Petani Empat Lawang Anjlok
Regional

Diserang Wereng dan Tikus, Hasil Panen Padi Petani Empat Lawang Anjlok

ADMINBy ADMIN06/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Oplus_16908288
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Petani padi di Desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo, Kabupaten Empat Lawang, menghadapi musim panen dengan hasil yang jauh dari harapan.

Serangan hama wereng dan tikus membuat produksi padi anjlok. Kondisi tersebut diperparah kemarau panjang yang menyebabkan sejumlah lahan pertanian mulai kekurangan air.

Di beberapa kawasan ladangan, petani bahkan dilaporkan mengalami gagal panen total.

Baca juga :   KPU Sumsel Giat Siapkan Rencana PSU Empat Lawang Usai Putusan MK

Salah seorang petani, Leki, mengatakan serangan wereng dan tikus menjadi penyebab utama merosotnya hasil panen tahun ini.

“Gagal panen ini dikarenakan hama, hama wereng sama tikus,” kata Leki.

Menurut Leki, terdapat sekitar lima kawasan ladangan yang selama ini menjadi lokasi masyarakat menanam padi. Di antaranya Ladangan Babakan Tinggi, Tempat Benuang dan kawasan Siwak.

Total luas lahan yang dikelola masyarakat di sejumlah kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 150 hektare.

Baca juga :   Razia Gabungan di Empat Lawang, Polisi Temukan Sajam di Dalam Kendaraan

Dampak serangan hama paling terasa pada hasil produksi. Jika dalam kondisi normal satu hektare lahan dapat menghasilkan sekitar 40 karung gabah, kini hasilnya hanya tersisa sekitar 7 hingga 10 karung.

“Kalau sebelumnya satu hektare bisa di angka 40 karung, sekarang paling hasilnya 10 karung, 7 karung,” ujarnya.

Kondisi lebih parah terjadi di Ladangan Bayau dan Lubuk Tapang. Di dua kawasan tersebut, petani disebut tidak mendapatkan hasil panen sama sekali karena tanaman padi rusak akibat serangan hama.

Baca juga :   Hama Penggerek Batang Ancam Tanaman Padi di Empat Lawang

Bagi petani, kondisi ini bukan sekadar penurunan produksi. Hasil panen yang merosot otomatis memangkas pendapatan, sementara biaya pengolahan lahan dan penanaman tetap harus dikeluarkan.

Tekanan petani semakin berat karena kemarau panjang membuat lahan pertanian mengalami kekeringan. Ketersediaan air yang terbatas menyulitkan petani mempertahankan tanaman padi hingga masa panen.

Petani pun berharap pemerintah turun tangan, bukan hanya dalam pengendalian hama, tetapi juga menyediakan solusi bagi lahan yang sementara tidak memungkinkan ditanami padi.

Leki mengusulkan agar lahan yang terdampak kekeringan dialihkan sementara untuk tanaman palawija yang lebih sesuai dengan kondisi lahan.

Baca juga :   Bertahun-tahun Rusak, Jalan Pagar Alam–Simpang Perigi Empat Lawang Mulai Dikerjakan

Ia berharap pemerintah memberikan bantuan bibit seperti jagung dan tomat sehingga lahan tetap produktif dan petani masih memiliki sumber pendapatan di tengah anjloknya produksi padi.

“Mohon untuk pemerintah diberi subsidi atau disalurkan bantuan untuk bibit, misalnya bibit tomat ataupun bibit jagung, sehingga lahan ini bisa dialihfungsikan untuk tanaman palawija,” harapnya. (SLM)

Empat Lawang Hasil Panen Padi Empat Lawang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleErupsi Anak Gunung Krakatau Ganggu Penerbangan, Lima Rute Palembang-Jakarta Dibatalkan
Next Article Penerbangan Susi Air ke Pagar Alam Dibatalkan, Terdampak Erupsi Anak Krakatau
ADMIN

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,012 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,882 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,854 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?