Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kualitas Udara Dini Hari di Palembang Sempat Tembus Level Berbahaya
Regional

Kualitas Udara Dini Hari di Palembang Sempat Tembus Level Berbahaya

alwiBy alwi12/09/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, belum sepenuhnya pulih dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 bahkan sempat menembus level berbahaya pada Sabtu (12/9/2026) dini hari.

Baca juga :   Bupati Muara Enim Edison Mulai Tugas Pertama, Fokus pada 100 Hari Kerja

Berdasarkan pemantauan Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang, konsentrasi PM2.5 tercatat mencapai 325,4 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 03.00 WIB. Angka tersebut berada pada kategori hitam atau berbahaya.

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel Wandayantolis mengatakan kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara Palembang masih belum mengalami pemulihan. Meski konsentrasi partikulat kemudian turun, kondisi udara tetap perlu diwaspadai.

“Kualitas udara Palembang masih belum membaik. Meskipun konsentrasi partikulat halus mengalami penurunan setelah mencapai titik tertinggi pada dini hari, kualitas udara masih berada pada kategori yang perlu diwaspadai pada pagi ini,” ujarnya, Sabtu, (11/9/2026).

Baca juga :   Rugikan Negara Rp39,8 Miliar, Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan Kolam Retensi Simpang Bandara Naik ke Penyidikan

Memasuki pukul 04.00 WIB, konsentrasi PM2.5 memang mengalami penurunan cukup signifikan menjadi 171,5 µg/m³. Namun, kondisi tersebut masih masuk kategori merah atau sangat tidak sehat.

Penurunan berlanjut pada pukul 05.00 WIB dengan konsentrasi PM2.5 mencapai 164,7 µg/m³. Kendati angkanya lebih rendah dibandingkan dini hari, status kualitas udara belum berubah dari kategori sangat tidak sehat.

“Tetapi status kualitas udara masih berada pada kategori merah atau sangat tidak sehat,” katanya.

Baca juga :   Balita di Palembang Jadi Korban Kekerasan Pengasuh, Orang Tua Melaporkan ke Polisi

Konsentrasi PM2.5 kembali menurun ketika pagi mulai berlangsung. Namun, penurunan tersebut belum cukup untuk membuat kualitas udara Palembang berada pada kondisi sehat.

Dirinya menjelaskan hasil pemantauan menunjukkan konsentrasi PM2.5 pada pagi hari berada di kisaran 132,7 hingga 148,5 µg/m³. Angka tersebut masih berada pada kategori kuning atau tidak sehat.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa turunnya konsentrasi PM2.5 dari level berbahaya bukan berarti masyarakat sudah dapat beraktivitas di luar ruangan tanpa kewaspadaan,”kata dia.

Baca juga :   Siswa SMP Negeri 26 Palembang Ditemukan Tewas di Parit Belakang Sekolah

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat tetap memperhatikan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker juga dianjurkan, terutama ketika harus berada di ruang terbuka.

Termasuu kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia diminta mendapat perhatian lebih. Begitu pula masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.

“Masyarakat tetap diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan. Sebaiknya tetap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan,” tutupnya. (THQ)

BMKG Sumsel Kualitas udara Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleRUPSLB RANS Memanas, Puluhan Pemegang Saham Kecewa Tak Bisa Hadir Tatap Muka
Next Article Sopir TransJakarta Diduga Ugal-ugalan, Penumpang Terjatuh Akibat Rem Mendadak
alwi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,994 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,866 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,838 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?