Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tak Ada Niat Untuk Meracuni, Pedagang Es Buah di Magelang Menangis Minta Maaf

17/10/2026

Terlibat Kasus Penipuan Rekrutmen Polri, Dua Polisi Dipecat, Eks Pejabat Kombes Disorot

17/10/2026

Nvidia dan Mercedes Perluas Kemitraan, Bidik Teknologi Mengemudi Otonom Level 4

17/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 17 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Permintaan Minyak Sawit Pengaruhi Karhutla? Deforestasi Beralih ke Kalimantan dan Papua
Regional

Permintaan Minyak Sawit Pengaruhi Karhutla? Deforestasi Beralih ke Kalimantan dan Papua

alwiBy alwi17/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi lahan terbakar di OKI yang mendadak rata dengan alat berat. (Dokumentasi Manggala Agni)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Trase bersama Auriga mengeluarkan analisis terbarunya yang berkaitan dengan deforestasi hingga berakibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia.

Berdasarkan analisisnya, hal ini dipengaruhi dengan permintaan sawit baik pasar domestik maupun ekspor.

Baca juga :   22 Ribu Hotspot Terpantau di Konsesi Perusahaan, Tindak Tegas Korporasi Dipertanyakan

Peneliti Trase, Adelina Chandra, mengatakan transparansi menjadi semakin penting seiring berkembangnya pasar minyak sawit dalam negeri. Menurutnya, keterbukaan informasi mengenai pembeli domestik dan lokasi pengadaan bahan baku perlu diperkuat agar dapat diakses publik.

“Untuk memperkuat konservasi hutan, diperlukan pelaporan yang lebih baik mengenai pembeli domestik serta lokasi-lokasi pengadaannya yang dapat diakses publik untuk rantai pasok domestik,” kata Adelina dalam keterangan yang dirilis pada 13 Oktober 2026.

Indonesia merupakan produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan produksi mencapai rekor 47 juta metrik ton pada 2024. Lebih dari separuh produksi tersebut dikonsumsi di dalam negeri, menjadi proporsi tertinggi sepanjang sejarah, yang turut didorong oleh meningkatnya kebutuhan untuk produksi biodiesel.

Baca juga :   Risiko Karhutla Meningkat, Sumsel Perketat Patroli dan Tambah Personel di Wilayah Rawan

Sementara itu, India masih menjadi tujuan ekspor terbesar minyak sawit Indonesia. Pakistan menempati posisi kedua pada 2024 setelah menggeser China.

Dari sisi perusahaan, empat grup besar, yakni Royal Golden Eagle (RGE), Sinar Mas, Musim Mas, dan Wilmar, menguasai 52 persen volume ekspor minyak sawit Indonesia pada 2024.

Meski produksi minyak sawit mencapai rekor tertinggi, deforestasi akibat ekspansi perkebunan sawit masih berada jauh di bawah tingkat historisnya.

Trase mencatat deforestasi akibat perkebunan sawit mencapai sekitar 32 ribu hektare pada 2024. Angka tersebut turun 81 persen dibandingkan rata-rata tahunan periode 2008–2015 yang mencapai 166.544 hektare.

Baca juga :   Viral Video Sawer Uang di Diskotek, Ternyata Kades Karangsari Cirebon


Namun, penurunan tersebut tidak berarti ancaman terhadap hutan telah berakhir. Ribuan hektare hutan masih dibuka setiap tahun untuk ekspansi perkebunan sawit, dengan pergeseran lokasi deforestasi yang semakin terlihat di Kalimantan dan Papua.

Pada 2025, Kalimantan menyumbang 56 persen dari total deforestasi yang disebabkan oleh perkebunan sawit di Indonesia.

Sementara itu, deforestasi akibat sawit di Papua meningkat lebih dari dua kali lipat, dari sekitar 3.600 hektare pada 2024 menjadi lebih dari 7.300 hektare pada 2025.

“Untuk ekspansi perkebunan sawit di Sumatera telah menurun lebih dari 90 persen dibandingkan puncak historisnya,” kata Timer Manurung, Direktur Eksekutif Auriga.

Baca juga :   Bupati Muba Himbau Warga dan Perusahaan untuk Siaga Cegah Karhutbunlah

Kenaikan deforestasi di sejumlah wilayah tersebut menunjukkan bahwa pemantauan dan kebijakan perlindungan hutan masih perlu diperkuat. Terlebih, pembukaan lahan di Papua berpotensi meningkatkan tekanan terhadap kawasan hutan yang masih tersisa.

Sebagaimana ditunjukkan oleh pemetaan area terbakar yang dilakukan oleh MapBiomas Indonesia, di antara semua konsesi ekstraktif, konsesi sawit masih mencatat jumlah kebakaran terbanyak.

“Jadi kami menilai Industri sawit masih perlu melakukan perbaikan,” tutupnya. (ril)

Deforestasi Kalimantan Karhutla Papua Permintaan sawit
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDalam Sepekan, Polda Sumsel Tindak 40 Lokasi Sarang Narkoba
Next Article Curi Sepeda Gunung di Teras Rumah, Pria di Palembang Ditangkap Polisi
alwi

Related Posts

Regional

Tak Ada Niat Untuk Meracuni, Pedagang Es Buah di Magelang Menangis Minta Maaf

17/10/20263 Views
Regional

Terlibat Kasus Penipuan Rekrutmen Polri, Dua Polisi Dipecat, Eks Pejabat Kombes Disorot

17/10/20262 Views
Regional

KPK Buka Peluang Jemput Paksa Nusron Wahid jika Kembali Mangkir Pemeriksaan

17/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,694 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202429,541 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202523,503 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?