Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Pengecer Elpiji 3 Kilogram di Palembang Senang Kebijakan Penjualan Gas Kembali Diberlakukan
Regional

Pengecer Elpiji 3 Kilogram di Palembang Senang Kebijakan Penjualan Gas Kembali Diberlakukan

RiyadiBy Riyadi04/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Gas elpiji 3Kg saat sedang dilakukan pengisian.(Maya/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kebijakan terbaru yang dikeluarkan oleh Pemerintah melalui Menteri Perdagangan RI yang memperbolehkan pengecer untuk kembali menjual gas elpiji 3 kilogram (kg) untuk masyarakat miskin disambut baik oleh pengecer.

Mereka menganggap kebijakan ini memberikan angin segar, karena dapat kembali memperoleh penghasilan dari penjualan gas elpiji yang sangat dibutuhkan masyarakat.

M. Daniel, salah satu pengecer, mengatakan bahwa pengecer menjadi garda terdepan dalam distribusi gas elpiji 3 kg di masyarakat. Menurutnya, pangkalan gas tidak mungkin melayani pembelian satu tabung apalagi di malam hari.

Baca juga :   Tolak Revisi RUU Penyiaran, Koalisi Pers Sumsel Geruduk Halaman DPRD Sumsel

“Kalau di pengecer, habis tengah malam bisa ketok warung untuk membeli dan pasti dilayani oleh pengecer,” jelas Daniel, Selasa (4/2).

Pengecer mengungkapkan rasa senangnya jika kebijakan larangan pengecer menjual elpiji dibatalkan.

“Kami pengecer sangat senang karena masih bisa mendapatkan penghasilan dari penjualan elpiji 3 kg,” kata Daniel.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca di Sumsel, Empat Wilayah Diminta Waspada di Malam Hari

Menurutnya, pangkalan gas tidak akan melayani pembelian satu tabung saja karena akan memicu antrean panjang. Apalagi di daerah pinggiran yang banyak pedagang gorengan, kue, dan makanan, hal tersebut bisa menjadi beban bagi pembeli maupun pangkalan.

“Ribet kalau warga diminta beli tabung di pangkalan, apalagi dibatasi. Sudah pasti akan timbul keributan,” jelasnya.

Daniel menambahkan, bahwa pengecer sangat berperan penting dalam mendukung penjualan elpiji di tingkat pangkalan. Sebagai contoh, satu pengecer rata-rata membeli sedikitnya 10 tabung gas elpiji, dan jika ada 10 hingga 15 pengecer, maka 100 hingga 150 tabung bisa terjual hanya dalam satu hari.

Baca juga :   Dinkes Palembang Siaga, Sebar Imbauan Kemenkes Antisipasi Lonjakan Covid-19

“Bagaimana kalau ada 100 pengecer? Setiap kali datang pasti langsung habis,” ujarnya.

Pangkalan gas, lanjutnya, memiliki target penjualan yang harus tercapai, misalnya 500 tabung dalam sebulan. Jika tidak tercapai, mereka akan dihentikan pasokan elpiji-nya.

“Nah, kalau pengecer tidak lagi jualan dan harus membeli langsung di pangkalan, berapa lama target penjualan tersebut bisa habis?” katanya.

Baca juga :   Rekomendasi 3 Hotel Mewah di Palembang dengan Fasilitas Lengkap dan Lokasi Strategis

Pengecer juga sangat setuju dengan kebijakan yang mewajibkan pembelian elpiji di pangkalan, karena hal ini berpengaruh terhadap ketersediaan stok di lapangan. Terutama bagi pelaku UMKM, seperti pedagang gorengan dan lain-lain, yang sangat membutuhkan pasokan gas elpiji.

Indah, seorang pedagang pempek di Jalan KH Wahid Hasyim, juga mengungkapkan kesenangannya jika kebijakan pembelian elpiji 3 kilogram terbaru dibatalkan. Sejak diterapkan pada 1 Februari lalu, dirinya merasa kesulitan mendapatkan stok dalam jumlah banyak.

“Kalau dekat rumah beli eceran karena sudah kenal, jadi biasanya pesan di sana (pengecer). Kalau ke pangkalan jarang. Kalau memang di warung nggak ada, baru ke pangkalan, tapi sekarang nggak boleh beli langsung banyak,” ungkap Indah. [CKM]

Gas 3 Kilogram Gas Elpiji Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDitangkap Polisi, Ini Motif Penyekapan Guru SMPN 1 Palembang
Next Article Kunjungan Wisatawan ke Sumsel Melonjak, Capai 16,12 Juta di 2024
Riyadi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,979 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,851 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,823 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?