RELUNG.ID – Video aksi para guru melewati jembatan rusak di Merangin Jambi menjadi viral di media sosial.
Kini, para guru ini telah mengunggah permintaan maafnya di media sosial terkait viralnya video tersebut.
Risma, salah satu guru dalam video tersebut mengatakan, jika aksinya ini tidak ada niat untuk menyudutkan pihak lainnya. Dia mengaku sengaja melewati jembatan yang tengah diperbaiki ini karena membawa soal ujian untuk muridnya.
“Kalau saya tidak nekat menyebrangi jembatan itu, anak-anak tidak bisa ujian,” katanya.
Meski demikian, dia pun meminta maaf atas viralnya video tersebut, khususnya kepada Bupati Merangi.
“Kami tidak berniat untuk membuat kegaduhan atas viralnya video ini,” singkatnya.
Sementara itu, Bupati Merangin, M Syukur mengatakan, dalam video tersebut kondisi jembatan memang tengah perbaikan. Namun, para guru ini tetap nekat untuk melewati jembatan tersebut.
Saat ini, jembatan gantung yang rusak di Desa Limbur ini telah diperbaiki. Sehingga, masyarakat dapat lebih aman saat melintasi jembatan tersebut.
“Hari ini penggunaan Jembatan Gantung Desa Libur ini sudah saya resmikan, masyarakat sudah boleh melintasinya. (vid)

