Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Kades di Serang Belum Lunasi Pembelian 16 Sapi Kurban Rp290 Juta, Ngaku Kena Tipu Rekan Bisnis
Regional

Kades di Serang Belum Lunasi Pembelian 16 Sapi Kurban Rp290 Juta, Ngaku Kena Tipu Rekan Bisnis

RiyadiBy Riyadi09/06/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
video yang diunggah akun Instagram @dhemit\_is\_back01 pada Kamis (5/6/2025) menampilkan seorang pria yang mengaku bahwa sapi kurban yang dibeli oleh Kepala Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten, Edo Saefudin belum dilunasi sejak tahun 2024. (Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Kepala Desa Mander, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten, Edo Saefudin menjadi sorotan publik usai video pedagang hewan ternak asal Nusa Tenggara Barat (NTB) viral di media sosial.

Dalam video tersebut, pedagang itu menangis sambil mengaku belum menerima pelunasan pembelian 16 ekor sapi kurban senilai Rp290 juta oleh Kades Edo sejak tahun 2024.

Viralnya video yang diunggah akun Instagram @dhemit\_is\_back01 pada Kamis (5/6/2025) turut disertai foto surat pernyataan yang ditandatangani oleh Edo.

Baca juga :   Viral Polisi di Medan Diduga Minta Transfer untuk Tilang

Dalam surat bermaterai tersebut, Edo menyatakan bersedia melunasi pembayaran sapi pada Agustus 2024 dan menyerahkan jaminan berupa Akta Jual Beli (AJB) rumah seluas 950 meter persegi.

Menanggapi hal ini, Edo akhirnya buka suara. Ia mengakui adanya utang tersebut, namun menegaskan bahwa masalah itu murni urusan bisnis pribadinya, tidak berkaitan dengan jabatannya sebagai kepala desa.

“Saya jualan sapi cuma ketipu orang. Jadi ini saya sama sekali nggak ada uang, juga nggak makan. Saya ketipu orang itu udah akhir lebaran 2024, anggaplah sapi sisa pemilihan orang,” ujar Edo, Kamis (5/6/2025).

Baca juga :   Monitoring Dua Pasar, Pemkab Muratara Pastikan Harga Sembako Stabil

Ia mengungkapkan, kesepakatan pembelian dilakukan pada 2024 dengan perjanjian pembayaran satu pekan setelah Iduladha. Namun, usahanya ambruk setelah ditipu rekan bisnisnya sehingga ia kesulitan melunasi sisa pembayaran.

Meski begitu, Edo mengaku tetap bertanggung jawab. Ia telah menyerahkan surat AJB rumahnya sebagai jaminan kepada pedagang.

“Kami punya itikad baik, maka kami berikan jaminan itu. Kalau memang si pedagang mau menjual rumah saya ya silakan, tapi bicarakan dulu harganya,” ucapnya.

Baca juga :   Aksi Massa Tuntut Ganti Rugi Lahan Tambang, Membuka Kembali Tabir Masalah dalam Akuisisi PT Bumi Sawindo Permai oleh PTBA?

Edo juga menyebut komunikasi terakhir dengan penjual sapi terjadi pada tahun lalu, dan hingga kini ia tetap berusaha membayar secara bertahap saat ada uang.

Akibat persoalan ini, Edo mengaku sempat ditelepon oleh Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, untuk memberikan klarifikasi. “Saya bilang ini sangkutan pribadi usaha saya, cuma ya semakin ke sini semakin sulit usaha saya,” ujarnya.

Sementara itu, perangkat Desa Mander membenarkan adanya persoalan tersebut. “Memang benar Pak Kades sedang menghadapi persoalan pembelian sapi. Penjualnya juga pernah datang ke rumah beliau untuk menagih,” ujar Hedi, staf desa setempat.

Baca juga :   Heboh Warga Nyaris Tangkap 'Pocong' Saat Hajatan di Pati, Polisi: Diduga Hanya Nakut-Nakuti

Meski tengah diterpa masalah, pihak desa menyebut Edo masih aktif menjalankan tugasnya sebagai kepala desa dan menghadiri kegiatan pemerintahan seperti biasa.

Edo berharap masalah ini bisa segera selesai. “Mohon doanya, semoga ini segera selesai. Ini murni urusan bisnis pribadi saya,” pungkasnya. [YKP]

Beli Sapi Kurban Belum Dilunasi di Serang DItipu Rekan Bisnis Kades Viral
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkot Palembang Koordinasi dengan TNI untuk Bina Pelajar Nakal lewat Pendidikan Barak Militer
Next Article VIral, Panitia Kurban di Cikiwul Bekasi Minta Rp 15 Ribu ke Warga
Riyadi

Related Posts

Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20265 Views
Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20268 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,946 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,816 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,789 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?