RELUNG.ID – Majelis Antar-Parlemen ASEAN (ASEAN Inter-Parliamentary Assembly/AIPA) resmi memecat stafnya, Laras Faizati setelah ditetapkan sebagai tersangka akibat konten ajakan membakar gedung Mabes Polri dalam aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu.
Sekretaris Jenderal AIPA, H.E. Ar. Siti Rozaimeriyanty Dato Haji Abdul Rahman menyampaikan, pihaknya menjatuhkan tindakan disipliner tegas berupa pemutusan hubungan kerja.
“Sekretariat menjatuhkan tindakan disipliner yang tegas berupa pemutusan hubungan kerja. Oleh karena itu, ia tidak lagi bekerja di Sekretariat,”kata Rozaimeriyanty dalam pernyataan resmi AIPA melalui akun Instagram, Rabu (3/9/2025).
AIPA menegaskan konten yang diunggah Laras di media sosial dibuat dalam kapasitas pribadi dan tidak mewakili lembaga.
“Unggahan yang dimaksud dibuat di akun media sosial pribadi individu tersebut, dalam kapasitas pribadinya, dan semata-mata mewakili pendapat pribadinya,”tulis pernyataan itu.
Namun, AIPA mengakui bahwa unggahan tersebut dibuat saat Laras masih berstatus staf sekretariat. Hal ini memunculkan dampak yang dinilai berimplikasi terhadap citra AIPA di kawasan ASEAN.
“Meskipun tindakannya sepenuhnya bersifat pribadi dan di luar kendali lembaga, Sekretariat mengakui keseriusan implikasinya terhadap hubungan AIPA dan ASEAN,”lanjutnya.
Atas insiden ini, AIPA melakukan evaluasi internal sekaligus menyiapkan perumusan SOP baru untuk mencegah kasus serupa terulang.
Sekretariat sedang melakukan evaluasi internal, termasuk perumusan prosedur operasi standar yang jelas serta edukasi dan kesadaran staf yang berkelanjutan,”tulis AIPA.
AIPA juga menyampaikan penyesalan mendalam dan meminta maaf kepada publik.
“Kami menyesalkan kegaduhan yang disebabkan oleh insiden ini dan menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada semua pihak yang telah terdampak,”tegasnya.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga Laras, Abdul Gafur Sangadji mengatakan, bahwa kliennya hanya meluapkan kekecewaan terhadap Polri akibat tewasnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis Brimob. Ia menegaskan Laras memiliki pengalaman internasional dan sebelumnya berkarier di AIPA.[YKP]

