Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Pasokan Minim, Harga Cabai Rawit di Pagar Alam Tembus Rp100 Ribu per Kilogram
Bisnis

Pasokan Minim, Harga Cabai Rawit di Pagar Alam Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

RiyadiBy Riyadi13/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi pasar tradisional di Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan. Saat ini, harga cabai merah mengalami lonjakan hingga mencapai Rp 100 ribu per kilogram. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Minimnya pasokan membuat harga cabai rawit di Kota Pagar Alam terus mengalami lonjakan. Berdasarkan pantauan di sejumlah pasar tradisional, Selasa (13/01/2026), harga cabai rawit mencapai Rp100 ribu per kilogram. Bahkan untuk cabai rawit matang, harganya bisa menembus Rp120 ribu per kilogram.

Suryati, salah seorang pedagang sayur mayur, mengatakan kenaikan harga cabai rawit sudah terjadi sejak Desember 2025. Menurutnya, pasokan cabai dari petani sangat terbatas, sementara permintaan masyarakat tetap tinggi.

“Kenaikan harga ini sebenarnya sudah sejak Desember kemarin. Barangnya sedikit, permintaan tetap tinggi, ditambah harga dari petani memang sudah mahal,” ujar Suryati.

Baca juga :   Diduga Akibat Hipotermia, Seorang Pendaki Gunung Dempo Meninggal Dunia

Sementara itu, warga mengaku terpaksa beradaptasi meski mengeluhkan mahalnya harga cabai rawit. Sebagian memilih beralih menggunakan cabai keriting yang harganya relatif lebih terjangkau, meski tingkat kepedasannya berbeda.

“Saya biasanya menyediakan sambal cabai rawit untuk konsumen. Tapi karena harganya mahal, sekarang beralih ke sambal cabai keriting, walaupun sempat diprotes konsumen,” kata Darto, pemilik kedai bakso di sekitar Pasar Induk Nendagung, Kota Pagar Alam.

Penyebab minimnya pasokan cabai rawit di pasar-pasar tradisional juga diungkapkan oleh Mirwan, seorang petani sayur mayur. Ia menjelaskan, berbeda dengan cabai merah atau jenis cabai lainnya yang ditanam secara masif, cabai rawit di Pagar Alam umumnya hanya ditanam sebagai tanaman sela.

Baca juga :   Akhir Pekan, Harga Emas Antam Ditutup Nyaris Tembus Rp2 Juta Per Gram

“Cabai rawit biasanya ditanam di sela tanaman kopi, di pekarangan rumah, atau ladang sayur. Jadi kalau tidak sedang berbuah, terkena hama, atau terdampak cuaca, pasokannya langsung berkurang di pasar,” jelasnya.

Ia menduga, musim hujan yang disertai serangan hama turut memengaruhi produktivitas tanaman cabai rawit, sehingga produksi menurun dan harga melonjak.

“Mungkin karena musim hujan banyak hama, jadi cabainya kurang berbuah. Itu kemungkinan yang membuat harganya mahal,” katanya.[TFK]

Harga Cabai Rawit Melonjak Tajam Pagar Alam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKejari Pagar Alam Kejar Pelaku Korupsi, Sejumlah OPD Jadi Target
Next Article Diduga Pengedar Sabu, Warga Rawas Ilir Diciduk Satnarkoba Polres Muratara
Riyadi

Related Posts

Regional

Sembunyikan Sabu Dibungkus Deterjen, Dua Wanita Muda di Pagar Alam Ditangkap

08/10/20263 Views
Politik

Usai Konfercab, PCNU Pagar Alam Langsung Aktifkan Tiga Lembaga Strategis

01/10/20267 Views
Regional

1.737 PPPK Paruh Waktu Pagar Alam Segera Habis Kontrak, Pemkot Siapkan Perpanjangan

01/10/20265 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,993 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,864 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,837 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?