Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Bupati OKU Timur Dianugerahi Gelar Suttan Mangku Kewedanaan I
Regional

Bupati OKU Timur Dianugerahi Gelar Suttan Mangku Kewedanaan I

alwiBy alwi15/01/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Jajaran Lembaga Pemangku Adat memberikan gelar kehormatan kepada Bupati OKU Timur. (Istimewa)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Lestarikan Adat dan Budaya Komering, Bupati OKU Timur Dianugerahi Gelar Suttan Mangku Kewedanaan I

Lembaga Pembina Adat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur secara resmi menganugerahkan gelar kehormatan adat Suttan Mangku Kewedanaan I kepada Bupati OKU Timur, Lanosin.

Penganugerahan tersebut ditandai dengan pemasangan kepodang, penutup kepala adat laki-laki Komering, dalam sebuah prosesi adat yang khidmat.

Baca juga :   Bupati Enos Tegaskan Kebijakan Pembangunan OKU Timur Harus Sesuai Kemampuan Fiskal

Prosesi pengukuhan disaksikan oleh jajaran Lembaga Pembina Adat OKU Timur, para tokoh adat, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Pemberian gelar ini merupakan bentuk pengakuan adat atas kepemimpinan Bupati OKU Timur yang dinilai sejalan dengan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Komering.

Dalam kesempatan yang sama, Lembaga Pembina Adat OKU Timur juga menganugerahkan Adok Kehormatan Ratu Indoman Warga I kepada Ketua TP PKK OKU Timur, dr Sheila Noberta.

Baca juga :   Ratu Dewa Pastikan Penataan PKL Kamboja Bukan Penggusuran, UMKM Tetap Dicarikan Solusi

Gelar tersebut diberikan sebagai simbol peran perempuan dalam kehidupan sosial dan adat, khususnya sebagai figur pengayom dan teladan bagi kaum perempuan.

Ketua Lembaga Pembina Adat OKU Timur, Leo Budi Rachmadi, menjelaskan bahwa pengukuhan adat ini merupakan tindak lanjut dari Mufakat Adat IV yang sebelumnya digelar di Belitang.

Dalam mufakat tersebut, kepodang ditetapkan sebagai penutup kepala adat laki-laki Komering yang sah berdasarkan kajian sejarah dan filosofi adat.

Baca juga :   ESDM Tutup Tiga Stockpile Batu Bara Ilegal di Muara Enim, 1.430 Ton Disita

“Kepodang telah digunakan oleh masyarakat Komering sejak abad ke-19 dan mengandung nilai-nilai kepemimpinan, keteguhan sikap, kepatuhan terhadap adat, serta komitmen dalam menjalankan amanah. Kepodang bukan simbol kasta, melainkan identitas bagi pemimpin, ulama, cendekiawan, dan kepala keluarga,” ujar Leo, Kamis (15/1/2026).

Menurutnya, pengukuhan adat ini juga selaras dengan visi pembangunan daerah “OKU Timur Maju Lebih Mulia”, khususnya dalam upaya pelestarian adat dan budaya. Saat ini, bahasa Komering telah diterapkan sebagai muatan lokal di sekolah-sekolah, serta struktur pemangku adat telah terbentuk di setiap desa.

Baca juga :   Gubernur Herman Deru Gandeng Lembaga Qur’an Bina Ilmi Sukseskan Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz di Sumsel

Sementara itu, Bupati OKU Timur, Lanosin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas gelar kehormatan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa gelar Suttan Mangku Kewedanaan I bukan sekadar penghormatan, melainkan amanah untuk menjaga dan merawat adat serta budaya Komering.

Ia juga mendorong agar berbagai unsur budaya Komering yang belum terdaftar segera diusulkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda, termasuk kepodang dan pencak silat khas Komering yang memiliki karakteristik tersendiri.

“Pelestarian budaya harus berjalan seiring dengan pembangunan daerah, agar identitas lokal tetap terjaga dan diakui oleh negara,” pungkasnya. (MZN)

Bupati OKU Timur Gelar Adat Komering Lanosin
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSimpan Sabu, Dua Perempuan Muda di Pagar Alam Ditangkap
Next Article Fitur Deteksi Ruang Konferensi Google Meet Hadir di Android dan iOS
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,901 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,774 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,746 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?