RELUNG.ID – Seorang siswi kelas III Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Bangka-Belitung (Babel) bernama Meisya Davilia (18) dikabarkan menghilang usai berpamitan hendak pulang daerah asalnya.
Atas kejadian tersebut, ayah kandung korban David Hendra (43) warga Jalan Anggrek, Kecamatan IT III Palembang membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang, Rabu (8/4) siang.
Diceritakan oleh David, terakhir bertemu dengan anaknya pada Minggu (5/4) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Meisya Davilia berpamitan dengannya untuk pulang ke rumah ibunya di Provinsi Bangka Belitung.
“Anak saya pergi ke Pelabuhan Tanjung Api-api naik travel jurusan Palembang-Pelabuhan. Dia mau pulang ke rumah di Bangka. Sejak pamitan itulah sampai sekarang hilang kontak,” kata David saat diwawancarai awak media.
Saat ini, kondisi korban masih belum diketahui, baik di Palembang maupun di Bangka. Pihak keluarga telah melakukan laporan kehilangan di kedua wilayah tersebut.
“Di Bangka mamanya sudah lapor ke sana juga. Jadi baik kami yang di Palembang atau di Bangka sudah membuat Laporan Orang Hilang,” timpal David.
Upaya penelusuran juga telah dilakukan dengan menghubungi pihak travel. Namun, informasi yang didapat hanya sebatas korban diturunkan di terminal pelabuhan.
“Pihak travel sudah kami tanya, mereka hanya mengatakan mengantar sebatas pelabuhan saja. kami pun tak bisa menghubungi anak kami karena enggak bawa HP si anak,” katanya
Sedangkan, ibu korban yakni Nova, mengatakan bahwa anaknya masih berstatus pelajar kelas 3 SMA di Bangka. Sebelumnya, korban sempat berada di Palembang dengan alasan mengikuti kegiatan sekolah. “Anak saya sekolah Kelas 3 ke Palembang ngakunya ada acara sekolah,” kata Nova.
Namun setelah ditelusuri, pihak keluarga menduga alasan tersebut tidak benar, “Sebenarnya tidak ada acara itu pak. Tidak ada acara-acara sekolah itu saat kami konfirmasi,” tegasnya.
Namun Ibunya menyebut sempat ada teman-teman game online yang datang ke rumah.
“Yang intinya dia itu terakhir ada kawan-kawan game online yang datang ke rumah. Ada tiga laki-laki, satu perempuan yang ke rumah,” beber Nova.
Keluarga berharap korban segera ditemukan dalam keadaan selamat dan meminta bantuan masyarakat yang mengetahui keberadaan korban untuk segera melapor ke pihak berwajib atau menghubungi 082269243044.

