Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dana Rp28 Miliar Raib, Jemaat Gereja Aek Nabara Demo BNI Rantauprapat
Regional

Dana Rp28 Miliar Raib, Jemaat Gereja Aek Nabara Demo BNI Rantauprapat

RiyadiBy Riyadi17/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Seribuan jemaat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor BNI Cabang Rantauprapat, Rabu (15/4/2026). Mereka menuntut pengembalian dana gereja dan umat sebesar Rp28 miliar yang diduga raib. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID-  Seribuan jemaat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor BNI Cabang Rantauprapat, Rabu (15/4/2026). Mereka menuntut pengembalian dana gereja dan umat sebesar Rp28 miliar yang diduga raib.

Aksi ini merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya pada 12 Maret 2026. Massa tiba sekitar pukul 10.15 WIB dengan menggunakan truk, mobil, dan sepeda motor. Aksi dipimpin Pastor Paroki RP Rejino SX bersama RP Yonas Sandra Mallisa SX.

Dalam aksi tersebut, jemaat menyampaikan kekecewaan mendalam. Dana yang hilang disebut merupakan tabungan umat yang dihimpun melalui Credit Union (CU) untuk kebutuhan pendidikan anak dan masa depan keluarga.

Baca juga :   Dua Korban Hilang Diterjang Banjir Berhasil Ditemukan Selamat

“Itu uang keringat kami. Ada yang dari hasil mencari berondolan. Uang itu untuk biaya sekolah anak-anak,” ujar salah satu jemaat dengan suara bergetar.

Massa membawa spanduk dan poster berisi tuntutan serta menyoroti lemahnya pengawasan pihak bank. Mereka juga berulang kali meneriakkan desakan agar dana segera dikembalikan.

“BNI diduga menggelapkan dana Gereja Katolik Paroki Aek Nabara Rp28 miliar. Kembalikan uang gereja dan umat!” teriak massa.

Baca juga :   Perkenalkan Produk Unggulan Pagar Alam, Kopi dan Teh Dempo Tampil di Ajang APEKSI Medan

Selain berorasi, jemaat juga menggelar doa dan nyanyian rohani di lokasi aksi sebagai bentuk harapan agar persoalan tersebut segera diselesaikan.

Pastor Rejino mengungkapkan, pihak BNI telah mentransfer Rp7 miliar ke rekening CU Paroki Aek Nabara. Namun, menurutnya hal itu belum menyelesaikan masalah.

“Kerugian kami Rp28 miliar. Kami khawatir hanya diganti Rp7 miliar,” tegasnya.

Baca juga :   Dana Jemaat Rp28 Miliar Raib, Akun Instagram BNI Diserbu Netizen

Situasi sempat memanas saat perwakilan BNI menyatakan belum dapat memberikan penjelasan terkait tuntutan tersebut. Pernyataan itu langsung disambut teriakan “bohong” dari massa.

Pejabat sementara wakil pimpinan cabang BNI Rantauprapat, Budiarti Sari Rumahorbo, mengatakan pimpinan cabang sedang berada di Polda Sumatera Utara untuk mengikuti proses hukum.

Sementara itu, kuasa hukum Paroki Aek Nabara, Bryan Roberto Mahulae, menegaskan bahwa pihak BNI tidak bisa lepas tangan dan hanya membebankan kasus kepada satu tersangka, yakni Abdi Hakim Febriansyah, mantan Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara.

Baca juga :   Pinkan Mambo Tetap Kembali ke Arya Khan Meski Putrinya Tak Setuju

“Ini menyangkut lemahnya pengawasan. BNI wajib mengembalikan dana gereja dan umat sebesar Rp28 miliar,” ujarnya.

Bryan juga mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, dana diduga ditarik secara tunai dengan modus iming-iming bunga yang masuk setiap bulan sejak 2019 hingga 2026 dan mengalir ke rekening pribadi tersangka.

Terkait dana Rp7 miliar yang telah ditransfer, pihak gereja mengaku tidak mendapatkan penjelasan rinci mengenai perhitungan angka tersebut dari pihak bank.[YKP]

BNI Rantauprapat Dana Umat Raib Rp 28 Miliar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKabur dari Mapolda, Kurir Sabu 58 Kg Ditangkap Lagi Setelah 6 Bulan Buron
Next Article Bocah SD Tenggelam saat Mandi, Tim Gabungan Terjunkan Dua Perahu Sisir Aliran Sungai Baung Muratara
Riyadi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,970 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,841 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,814 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?