Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Dana Jemaat Rp28 Miliar Raib, Akun Instagram BNI Diserbu Netizen
Regional

Dana Jemaat Rp28 Miliar Raib, Akun Instagram BNI Diserbu Netizen

RiyadiBy Riyadi17/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Akun resmi instagram @bni46 diserbu warganet setelah terjadi kasus penggelapan dana umat gereja Aek Nabara sebesar Rp 28 miliar.(Tangkapan Layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Akun resmi Instagram Bank BNI @bni46 diserbu netizen setelah mencuatnya kasus dugaan penggelapan dana jemaat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara sebesar Rp28 miliar.

Serbuan komentar terjadi saat akun tersebut mengunggah konten promosi bertajuk “transaksi hari ini bayarnya bisa nanti” terkait fitur cicilan kartu kredit. Namun, kolom komentar justru dipenuhi pertanyaan dan kritik dari warganet yang menyinggung kasus dana umat yang hilang.

“Ditunggu ganti rugi umat Katolik Rp28 M, jangan cuma diganti Rp7 M doang,” tulis salah satu akun, Jumat (17/4/2026).

Baca juga :   Ratu Dewa Evaluasi CFN dan CFD Palembang, Soroti Kemacetan hingga Penataan Sampah

Menanggapi hal tersebut, pihak BNI melalui akun resminya memberikan penjelasan bahwa kasus di Aek Nabara merupakan tindakan oknum di luar sistem resmi perbankan.

“Kami mohon maaf atas kekhawatiran yang timbul terkait dugaan investasi fiktif di Aek Nabara, Sumatera Utara. Kejadian tersebut merupakan tindakan oknum di luar sistem, kewenangan, dan prosedur operasional resmi BNI,” tulis akun @bni46.

BNI juga menyatakan telah melaporkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum dan terus berkoordinasi untuk memastikan proses hukum berjalan secara objektif dan tuntas.

Baca juga :   Wali Murid Laporkan Ketua Yayasan dan Kepsek SMP Swasta di Palembang atas Dugaan Penggelapan Ijazah

Namun, jawaban tersebut kembali menuai respons dari netizen yang menilai penjelasan tersebut bersifat normatif.

“Jawaban template banget,” tulis akun @titinhartinamelati.

Sebelumnya, seribuan jemaat Gereja Katolik Paroki Aek Nabara kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor BNI Cabang Rantauprapat, Sumatera Utara, Rabu (15/4/2026). Mereka menuntut pengembalian dana gereja dan umat sebesar Rp28 miliar yang diduga raib.

Baca juga :   Kloter 13 Berangkat dari Palembang, Jemaah Haji Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem Saudi

Aksi tersebut merupakan lanjutan dari demonstrasi pada 12 Maret 2026. Massa datang menggunakan berbagai kendaraan dan memadati lokasi sambil membawa spanduk berisi tuntutan.

Dalam aksi itu, jemaat mengaku sangat kecewa karena dana yang hilang merupakan tabungan hasil jerih payah umat yang dikumpulkan melalui Credit Union (CU) untuk kebutuhan pendidikan dan masa depan keluarga.

“Itu uang keringat kami. Ada yang dari hasil mencari berondolan. Uang itu untuk biaya sekolah anak-anak,” ungkap salah satu jemaat.

Baca juga :   Judi Slot Bikin Sopir di Musi Rawas Nekat Gelapkan Uang Penjualan Ayam

Massa juga menyoroti lemahnya pengawasan serta mendesak pihak bank untuk segera mengembalikan seluruh dana yang hilang.

Meski pihak BNI telah mentransfer Rp7 miliar ke rekening CU Paroki Aek Nabara, jemaat menilai langkah tersebut belum menyelesaikan persoalan.

“Kerugian kami Rp28 miliar. Kami khawatir hanya diganti Rp7 miliar,” tegas Pastor Paroki.[YKP]

BNI Dana Jemaat Geraja Penggelapan Rp 28 Miliar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleSpotify Perbarui Aplikasi Tablet, Hadirkan Antarmuka Baru yang Lebih Optimal
Next Article Kecelakaan Motor vs Truk di Palembang, Wanita 27 Tahun Tewas
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20265 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,882 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,754 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,728 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?