RELUNG.ID – Kondisi tiga jembatan di Desa Pauh I, Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas Utara, kini memprihatinkan dan dikhawatirkan membahayakan keselamatan masyarakat.
Ketiga jembatan tersebut berada di Sungai Perigi Jawi, Sungai Petai, dan Sungai Lebung Panjang yang merupakan akses utama warga untuk keluar masuk desa maupun menuju lahan pertanian.
Berdasarkan pantauan warga, sejumlah bagian jembatan mengalami kerusakan cukup parah.
Besi lantai jembatan banyak yang lapuk dan rusak, sementara dinding penahan di sisi jembatan telah lepas sehingga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Tidak hanya digunakan masyarakat Desa Pauh I, akses tersebut juga menjadi jalur penghubung bagi warga Desa Pauh.
Salah seorang warga, Firmansyah, mengatakan kondisi jembatan saat ini sangat mengkhawatirkan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa.
“Jembatan sudah sangat memprihatinkan. Dinding penahan sudah tidak ada dan besi lantai juga banyak yang rusak,” ujarnya, Kamis (14/5/2026).
Sementara itu, Kepala Desa Pauh I, Juherman, menjelaskan kerusakan terjadi akibat usia jembatan yang sudah tua sehingga banyak bagian besi mengalami pelapukan.
Menurutnya, pemerintah desa selama ini berupaya melakukan perbaikan sementara secara manual, terutama saat terdapat lantai jembatan yang berlubang.
“Kalau ada bagian yang rusak atau bolong biasanya kami perbaiki menggunakan kayu agar tetap bisa dilalui masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, pihak desa juga rutin mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat melintas di jembatan tersebut, terutama karena kondisi dinding pengaman yang sudah banyak terlepas.
Selain melakukan perbaikan darurat, pemerintah desa juga telah mengusulkan perbaikan jembatan kepada Pemerintah Kabupaten Muratara agar segera mendapat penanganan permanen.
“Kami sudah mengusulkan agar jembatan ini diperbaiki karena kondisinya memang sudah membahayakan masyarakat,” jelas Juherman.
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan menyeluruh terhadap ketiga jembatan tersebut agar aktivitas masyarakat dapat berjalan aman dan lancar tanpa kekhawatiran akan risiko kecelakaan. (LTM)

