RELUNG.ID – Ayu Aulia akhirnya buka suara terkait isu dirinya dihamili seorang pejabat yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Melalui kuasa hukumnya, Herdiyan Saksono, Ayu memberikan klarifikasi dan menegaskan bahwa unggahan yang viral tersebut dibuat saat dirinya sedang dalam kondisi kesehatan yang menurun.
Dalam konferensi persnya, Herdiyan menjelaskan bahwa Ayu tengah menghadapi masalah kesehatan serius dan baru menjalani operasi pengangkatan rahim atau histerektomi akibat tumor ganas dan adenomiosis yang dideritanya.
“Saya di sini mewakili klien saya, Ayu Aulia, untuk mengklarifikasi berita yang sudah sangat liar,” ujar Herdiyan.
Menurutnya, kondisi fisik dan emosional Ayu saat itu belum stabil karena masih dalam masa pemulihan dan pengobatan intensif. Hal itulah yang kemudian memengaruhi unggahan-unggahan Ayu di media sosial.
“Penyakit yang diidap cukup serius dan membutuhkan perhatian lebih, sehingga keresahan itu dicurahkan melalui Instagram Story,” katanya.
Herdiyan juga meminta publik tidak mengaitkan berbagai inisial nama yang sempat beredar dengan tokoh tertentu. Ia menegaskan unggahan tersebut hanyalah bentuk luapan emosi pribadi dan tidak memiliki keterkaitan langsung dengan sosok yang ramai dispekulasikan publik.
“Apakah memang ada person-nya? Betul memang ada person. Tapi apakah ada hubungan langsung? Saya pikir itu bisa saya bantah kali ini,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ayu membantah adanya tekanan dari pihak mana pun sehingga dirinya memberikan klarifikasi kepada publik. Ia menegaskan hanya ingin fokus menjalani proses penyembuhan.
“Nggak ada sih. Semuanya luapan emosional aja,” kata Ayu.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa namanya ikut terbawa dalam polemik tersebut.
“Saya mohon maaf untuk pihak-pihak terkait yang merasa namanya mungkin terbawa-bawa,” ujarnya.
Sementara itu, Herdiyan kembali menekankan bahwa kondisi psikologis Ayu dipengaruhi oleh pengobatan yang sedang dijalani akibat gangguan kesehatan pada organ reproduksinya.
“Pengaruh dari pengobatannya. Jadi agak ngelantur sedikit begitu,” tutupnya. (vid)

