RELUNG.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Selatan mulai memanaskan mesin partai untuk menghadapi Pemilu 2029. Langkah awal dilakukan dengan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada 12 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) periode 2026–2031.
Penyerahan SK DPP PPP berlangsung di Aula DPW PPP Sumsel, Sabtu (27/6/2026), kepada pengurus DPC Kota Palembang, Prabumulih, Pagar Alam, PALI, Muara Enim, Lahat, OKU, OKU Timur, OKU Selatan, OKI, Ogan Ilir, dan Musi Banyuasin.
Ketua DPW PPP Sumsel Ahmad Palo menegaskan, setelah menerima SK seluruh DPC harus bergerak cepat menyelesaikan konsolidasi organisasi agar tidak terkendala saat tahapan Pemilu.
Ia meminta setiap DPC segera menyerahkan dokumen kepengurusan kepada KPU, Bawaslu, dan Badan Kesbangpol, sekaligus memastikan seluruh data dalam SK sesuai dengan identitas kependudukan.
“Nama yang tercantum di SK harus sama dengan KTP. Kalau ada kesalahan sekecil apa pun, segera koordinasikan dengan DPW agar bisa diperbaiki. Jangan sampai menjadi persoalan saat pendaftaran dan verifikasi pemilu,” tegas Ahmad Palo.
Selain administrasi, Ahmad Palo mengingatkan seluruh DPC wajib menuntaskan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) paling lambat tiga bulan setelah menerima SK. Artinya, hingga akhir September 2026 seluruh kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di Sumsel harus sudah terbentuk.
Menurut anggota DPRD Sumsel itu, pembentukan PAC menjadi perhatian serius karena akan menjadi salah satu syarat penting dalam verifikasi faktual partai politik oleh KPU pada 2027.
“Percuma hari ini kita kompak menerima SK, tetapi saat verifikasi faktual tidak memenuhi syarat. Karena itu, pembentukan PAC harus menjadi prioritas,” katanya.
Saat ini, baru 12 dari 17 DPC kabupaten/kota di Sumsel yang telah menerima SK. Meski telah memenuhi syarat minimal, Ahmad Palo menegaskan PPP tidak ingin hanya sekadar lolos verifikasi administrasi.
“Kita tidak ingin hanya memenuhi 50 persen atau sekadar syarat administrasi. Target kita adalah 100 persen PAC terbentuk di seluruh Sumatera Selatan agar mesin partai benar-benar siap menghadapi Pemilu 2029,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Sumsel memiliki sekitar 250 kecamatan dan lebih dari 3.500 desa serta kelurahan. Karena itu, keberadaan PAC dinilai menjadi ujung tombak partai dalam memperkuat basis dukungan hingga ke tingkat akar rumput.
Saat ini PPP memiliki 21 kursi di DPRD kabupaten/kota dan dua kursi di DPRD Provinsi Sumsel. Melalui penguatan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, partai berlambang Ka’bah itu menargetkan peningkatan perolehan kursi pada Pemilu 2029.
Ahmad Palo juga menekankan pentingnya regenerasi kader. Menurutnya, komposisi pemilih pada Pemilu 2029 akan didominasi generasi muda sehingga PPP harus memberi ruang lebih besar bagi kader muda untuk tampil sebagai calon pemimpin dan wakil rakyat.
“Generasi muda akan menjadi pemilih terbesar pada Pemilu 2029. Karena itu, PPP harus mempersiapkan kader-kader terbaik dan memberikan ruang bagi mereka untuk tampil membesarkan partai,” pungkasnya. (DSK)

