RELUNG.ID- Aksi pengacara Firdaus Oiwobo yang menaiki meja di ruang sidang dalam perkara Hotman Paris vs Razman Arif Nasution menuai banyak kritik. Tindakan tersebut membuat situasi semakin rumit, apalagi statusnya sebagai pengacara yang turut memperburuk citra dunia hukum di Indonesia.
Selain kritik yang terus berdatangan, Firdaus kini harus menghadapi permintaan khusus dari Hotman Paris kepada Mahkamah Agung (MA). Hotman, melalui media sosialnya, beberapa kali mendesak MA untuk melarang Firdaus untuk bersidang di pengadilan manapun di seluruh Indonesia.
“Mohon Ketua Mahkamah Agung bertindak tegas melarang pengacara ini (Firdaus Oiwobo) bersidang di seluruh Pengadilan di Indonesia,” tegas Hotman Paris di akun Instagram-nya pada Kamis (6/2/2025).
Namun, hingga Jumat (7/2/2025), belum ada kejelasan dari Mahkamah Agung mengenai permintaan tersebut.
Di sisi lain, Firdaus Oiwobo sempat terlibat dalam kasus donasi yang melibatkan Agus Salim. Kasus tersebut masih hangat diperbincangkan publik, dengan Denny Sumargo dan Gerry Julian mendapat apresiasi sebagai ‘pahlawan’. Sementara itu, pemilihan Firdaus Oiwobo sebagai kuasa hukum oleh Teh Novi sempat memicu kontroversi, terutama saat Pablo Benua mencoba menjelaskan alasan di balik pemilihan tersebut.
Seorang warganet menulis komentar di TikTok yang mengundang perhatian, menyinggung asal-usul Firdaus Oiwobo dan hubungannya dengan kekuasaan di Jakarta.
“Bang Firdaus keluarganya bukan main-main, buset, salah satu yang punya power (kekuasaan) juga di Jakarta. Jadi kata gue mah ini seimbang lawan Farhat Abbas (pengacara Agus Salim),” tulis warganet tersebut.
Tak lama setelahnya, komentar itu dilanjutkan dengan kalimat yang mengundang tanda tanya: “Iya dia (Firdaus) mafia aslinya,” ujar warganet lain.
Penelusuran lebih lanjut dilakukan terkait klaim tersebut, namun sejauh ini, belum ditemukan bukti atau jejak digital yang mengaitkan keluarga Firdaus Oiwobo dengan mafia.
Pada awal Januari 2025, Firdaus Oiwobo sempat menceritakan tentang latar belakang keluarganya. Ia mengaku tumbuh dalam keadaan berkecukupan, dengan fasilitas yang memadai, bahkan sejak bayi.
“Gue dari kecil, hidup bener-bener berkecukupan, bahkan gue nggak pernah ngerti itu arti susah. Dari bayi, gue udah dikasih baby sitter. (Saat) TK, gue ditungguin baby sitter sampai SMA, gue dikasih pelayanan yang bagus sama keluarga,” ungkap Firdaus.
Namun, ia juga mengungkapkan bahwa meskipun hidup berkecukupan, ia memilih untuk kabur dari rumah. “Sampai gue nggak ketemu apa itu susah, gue kabur dari rumah,” tambahnya.
Firdaus Oiwobo kini berada di tengah sorotan publik, baik terkait tindakannya di ruang sidang maupun pernyataan yang melibatkan masa lalu dan asal-usul keluarganya. [YKP]

