RELUNG.ID – Anggota DPRD Sumsel Dapil 7, Alfrenzi Panggarbesi meminta Gubernur Sumsel, Herman Deru untuk kembali mengalokasikan anggaran Bantuan Gubernur (Bangub) tahun 2025 untuk program lima juta stek kopi di Pagaralam, Lahat dan Empat Lawang.
Pasalnya program stek atau sambung pucuk budidaya kopi tersebut terbukti mampu meningkatkan produksi kopi petani dalam waktu relatif cepat.
Mengingat saat ini harga kopi cukup tinggi kisaran Rp70 ribu per kilogram.
“Saya meminta agar Pak Gubernur kembali memberikan bangub utk program stek kopi di Pagaralam, Lahat dan Empat Lawang. Program ini terbukti berhasil dan sangat menyentuh dan membantu petani” kata Alfrenzi Panggarbesi kepada wartawan Senin (21/4)
Menurutnya, petani kopi di Lahat Pagaralam dan Empat Lawang makin bergairah untuk mengembangkan budidaya kopi menyusul harga sudah setahun ini cukup tinggi dan relatif stabil.
Karena itu, para petani sangat berharap adanya bantuan Pemda untuk mendorong program stek kopi. Apalagi tingkat keberhasilan stek kopi sudah terbukti sukses dan ditunggu para petani kopi.
“Kami memantau bahwa animo masyarakat untuk kembali mengelola kebun-kebun kopi begitu tinggi. Lahan perkebunan kopi yang dahulunya ditelantarkan kini mulai diurus kembali,” ujarnya.
Dengan semangat yang tinggi dan didorong dengan Bangub Sumsel maka ini dapat menjadi momentum yang baik agar produksi kopi di Sumsel semakin meningkat.
Selain bantuan stek kopi, Pemda juga harus memastikan suplai pupuk di tingkat petani dapat terjaga dengan harga sesuai yang ditetapkan oleh pemerintah. sehingga petani dapat mendapatkan pupuk bersubsidi tepat waktu dan tepat sasaran.
“Komitmen Pak Presiden Prabowo yang sangat berpihak dan ingin memajukan bidang pertanian ini harus didukung oleh semua pihak. Jangan ada penyalahgunaan pupuk bersubsidi,” pungkasnya. (TFK)

