Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kapolda Sumsel Tegaskan Perang terhadap Premanisme, 1.238 Orang Diamankan

14/10/2026

PLTU Banjarsari Dikabarkan Hampir Satu Bulan Berhenti Beroperasi, DPRD Lahat Siapkan Pansus, PTBA Diminta Bertanggung Jawab

14/10/2026

Detik-detik Dua Jurnalis Dikeroyok Massa Berbaju Hitam, Sempat Minta Tolong Polisi Tapi Diabaikan

14/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Thursday, 15 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Antrean BBM Mengular, 10 SPBU Palembang Diatur Beroperasi Malam
Regional

Antrean BBM Mengular, 10 SPBU Palembang Diatur Beroperasi Malam

RiyadiBy Riyadi12/10/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Antrean BBM terlihat di SPBU Jalan Jaksa Agung R Suprapto, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang. (Fauzi/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengatur jam operasional 10 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di jalur utama Kota Palembang untuk mengatasi antrean kendaraan yang kerap mengganggu arus lalu lintas.

SPBU yang masuk dalam pengaturan tersebut beroperasi mulai pukul 21.00 WIB hingga 05.00 WIB. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi penumpukan kendaraan pada jam sibuk sehingga aktivitas masyarakat dan perekonomian tetap berjalan lancar.

Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menyampaikan kebijakan tersebut saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumsel terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Sumsel Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sumsel, Senin (12/10/2026).

Baca juga :   Efisiensi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Berdampak pada Pasar Murah di Palembang

Cik Ujang menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM), terutama jenis Biosolar, terjadi di hampir seluruh SPBU di Sumsel.

Kondisi tersebut diduga dipengaruhi meningkatnya peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi akibat perbedaan harga yang cukup tinggi. Selain itu, terdapat potensi penyalahgunaan dan penimbunan BBM bersubsidi untuk dijual kembali ke sektor industri.

Selain mengatur jam operasional SPBU, Pemprov Sumsel mengusulkan penambahan kuota BBM bersubsidi kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas).

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini di Sumsel, Palembang Berpotensi Hujan

Untuk jenis BBM tertentu (JBT), yakni Solar, kuota yang semula sebesar 630.963 kiloliter (KL) diusulkan meningkat menjadi 837.250 KL. Dengan demikian, tambahan kuota yang diminta mencapai 206.287 KL.

Sementara itu, kuota jenis BBM khusus penugasan (JBKP), yakni Pertalite, diusulkan naik dari 736.691 KL menjadi 925.353 KL. Penambahan yang diajukan mencapai 189.662 KL.

Secara keseluruhan, Pemprov Sumsel mengusulkan tambahan kuota Solar dan Pertalite sebesar 395.949 KL untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mengurangi antrean di SPBU.

Baca juga :   Mantan Wali Kota Palembang Harnojoyo Divonis 2 Tahun 4 Bulan Penjara Kasus Korupsi Pasar Cinde

Pemprov Sumsel juga telah menggelar rapat koordinasi pada 7 Juli 2026 yang melibatkan BPH Migas, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang, pemerintah kabupaten/kota, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, serta DPD II Hiswana Migas.

Salah satu hasil rapat tersebut adalah pembentukan satuan tugas (satgas) yang diketuai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel. Satgas bertugas menyelidiki dan menindak dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, khususnya Biosolar.

Pemprov Sumsel berharap pengaturan jam operasional SPBU, penambahan kuota, dan pengawasan distribusi dapat berjalan beriringan. Langkah tersebut dinilai penting agar kebutuhan BBM masyarakat terpenuhi tanpa memicu kemacetan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.[YKP]

Antrean BBM Diatur Malam Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePulang dari Taiwan, PMI Temukan Istri Diduga Selingkuh hingga Punya Anak
Next Article Honor Win 2 Meluncur 21 Oktober, Bawa Kipas Pendingin Aktif dan Baterai Jumbo
Riyadi

Related Posts

Regional

PLTU Banjarsari Dikabarkan Hampir Satu Bulan Berhenti Beroperasi, DPRD Lahat Siapkan Pansus, PTBA Diminta Bertanggung Jawab

14/10/202612 Views
Regional

Detik-detik Dua Jurnalis Dikeroyok Massa Berbaju Hitam, Sempat Minta Tolong Polisi Tapi Diabaikan

14/10/20266 Views
Regional

Gerebek Kampung Narkoba, Bandar dan Pengedar Sabu di Empat Lawang Ditangkap

14/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,398 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202429,253 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202523,224 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,360 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?