Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Antrean Solar dan Kemacetan Dominasi Keluhan Warga Saat Reses DPRD Sumsel
Politik

Antrean Solar dan Kemacetan Dominasi Keluhan Warga Saat Reses DPRD Sumsel

alwiBy alwi09/07/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Koordinator Reses DPRD Sumsel Dapil II Kota Palembang, Zaitun. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan solar bersubsidi masih menjadi persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat saat agenda reses anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) Daerah Pemilihan (Dapil) II Kota Palembang.

Selain menghambat aktivitas warga, antrean tersebut dinilai menjadi salah satu pemicu kemacetan di sejumlah ruas jalan.

Baca juga :   DOB Pantai Timur dan Kikim Area Tunggu Pencabutan Moratorium

Koordinator Reses DPRD Sumsel Dapil II Kota Palembang, Zaitun mengatakan, persoalan antrean solar hampir selalu muncul dalam setiap kegiatan reses yang dilaksanakan di wilayah tersebut.

“Keluhan yang paling sering disampaikan masyarakat adalah antrean solar yang menyebabkan kemacetan. Hampir di setiap reses persoalan ini selalu menjadi perhatian warga karena sangat mengganggu aktivitas sehari-hari,” katanya usai kegiatan reses di RS Pelabuhan Boom Baru Palembang, Kamis (9/7/2026).

Baca juga :   Trimata Benua Raih Proper Merah Kementerian LHK, Bukti Buruknya Pengelolaan Lingkungan

Menurut politisi Partai Gerindra itu, selain antrean solar, masyarakat juga menyampaikan sejumlah persoalan lain seperti kemacetan lalu lintas, kebutuhan normalisasi saluran drainase, hingga penataan lingkungan permukiman.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah mulai mengambil langkah untuk mengatasi persoalan distribusi solar dengan melibatkan berbagai instansi terkait.

Upaya tersebut meliputi pengaturan arus lalu lintas di sekitar stasiun pengisian bahan bakar, pemenuhan kuota solar bersubsidi, hingga pengawasan terhadap dugaan penyalahgunaan distribusi atau praktik mafia solar.

Baca juga :   Selain Proper Merah Untuk Anak Usahanya, PTBA Ternyata Pernah Disanksi Menteri LHK Atas Pencemaran Lingkungan

Zaitun menilai langkah tersebut perlu diikuti dengan pengawasan yang konsisten agar permasalahan dapat diselesaikan hingga ke akar penyebabnya.

“Kalau distribusi solar berjalan lancar dan kuotanya sesuai kebutuhan masyarakat, antrean kendaraan tentu akan berkurang. Dampaknya, kemacetan yang selama ini terjadi juga bisa diatasi,” katanya.

Selain persoalan solar, Zaitun mengungkapkan masyarakat kembali menyampaikan aspirasi terkait pembangunan kantor lurah yang dinilai sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan publik.

Baca juga :   Pemprov Stop Tiga Tambang di Muba, DPRD Sumsel Minta Tambang Nakal Tak Lagi Diberi Ruang

Usulan tersebut, kata dia, sebenarnya telah disampaikan sejak sekitar satu tahun lalu melalui agenda reses di wilayah Kecamatan Lawang Kidul dan telah diteruskan kepada Pemerintah Kota Palembang.

Namun hingga kini pembangunan belum dapat direalisasikan karena masih terkendala ketersediaan lahan.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk turut memberikan informasi apabila terdapat lahan yang memungkinkan digunakan sebagai lokasi pembangunan kantor lurah.

Baca juga :   DPRD Sumsel Desak Penertiban Pungutan Komite Sekolah, Pengawasan Bakal Diperkuat

“Kami siap memperjuangkan aspirasi masyarakat. Jika persoalan lahannya bisa diselesaikan, kami akan kembali mengusulkan kepada pemerintah agar pembangunan kantor lurah dapat segera direalisasikan,” tutupnya. (DSK)

Antrean BBM DPRD Sumsel Gerindra Sumsel Reses Solar
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleNubia Siap Luncurkan Smartphone Agen AI Pertama di Dunia pada Juli 2026
Next Article Risiko Karhutla Meningkat, Sumsel Perketat Patroli dan Tambah Personel di Wilayah Rawan
alwi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,936 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,806 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,779 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?