Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Asap Karhutla Makin Pekat, Dinkes Sumsel Imbau Warga Wajib Pakai Masker Saat Keluar Rumah
Regional

Asap Karhutla Makin Pekat, Dinkes Sumsel Imbau Warga Wajib Pakai Masker Saat Keluar Rumah

alwiBy alwi18/08/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi asap karhutla di Tol Kayuagung-Palembang. (Dok Manggala Agni)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email
RELUNG.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan mengimbau masyarakat mulai memperketat perlindungan diri dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul kualitas udara di sejumlah wilayah Sumsel yang mulai masuk kategori tidak sehat. Kondisi ini diperkirakan dapat semakin memburuk seiring meningkatnya karhutla pada puncak musim kemarau.
Baca juga :   Kebakaran Toko Sembako di Muratara, Dua Unit Mobil Ikut Ludes
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel, Ira Primadesa Ogahtriyah, mengatakan masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.
“Menghadapi kondisi udara yang tidak sehat, kami mengimbau masyarakat menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah dan perbanyak minum air putih,” kata Ira, Selasa (18/8/2026).
Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan polutan ketika harus berada di luar rumah.
Baca juga :   Wagub Sumsel Cik Ujang Safari Jumat di Masjid Al-Ikhlas, Salurkan Bantuan dan Siapkan Hewan Kurban
Selain memakai masker, masyarakat diminta menjaga kondisi tubuh dengan mencukupi kebutuhan cairan dan meningkatkan daya tahan tubuh. Setelah beraktivitas di luar rumah, warga juga dianjurkan membersihkan diri sebelum berinteraksi dengan lingkungan di dalam rumah.
Dinkes Sumsel juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia. Kelompok tersebut diminta lebih membatasi aktivitas di luar rumah apabila kualitas udara semakin memburuk.
Ira mengatakan kondisi udara di Sumsel pada Agustus 2026 telah berada di atas angka 100 pada indeks standar pencemaran udara (ISPU), yang masuk kategori tidak sehat.
Baca juga :   Tangkal Lonjakan Campak, 5.800 Nakes Sumsel Disiapkan Vaksinasi Bertahap
“Kita tahu pada bulan Agustus ini indeks standar pencemaran udara sudah di atas 100. Pada rentang nilai tersebut dikatakan tidak sehat,” ujarnya.
Meski kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang terpantau dari 17 kabupaten/kota belum menunjukkan peningkatan signifikan, Dinkes tetap meningkatkan kewaspadaan.
Terlebih, kabut asap mulai terasa di sejumlah wilayah Sumsel. Penanggung Jawab Program ISPA dan Pneumonia Dinkes Sumsel, Murni, memperkirakan kasus ISPA berpotensi meningkat pada Agustus akibat kondisi tersebut.
Baca juga :   Dinkes Sumsel Minta Pemkab Muba Kawal Kasus Kekerasan terhadap dr. Syahpri
“Kalau Agustus kemungkinan iya naik, karena adanya kiriman kabut asap mulai minggu-minggu ini baru terasa,” katanya.
Dinkes terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk memantau perkembangan kualitas udara maupun karhutla.
Sebelumnya Gubernur Sumsel Herman Deru telah menyiapkan langkah antisipasi jika kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin berdampak terhadap kualitas udara.
Baca juga :   Kompensasi Rp350 Ribu Warnai Program Vaksin DBD Sumsel
Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah meliburkan sementara sekolah dan menghentikan aktivitas perkantoran apabila Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) telah berada pada level yang tidak lagi dapat ditoleransi.
“Kalau ISPU-nya sudah tidak bisa ditoleransi, tentu kita ambil kebijakan,” kata Herman Deru, Kamis (13/8/2026).
Menurut Deru, kondisi udara di sejumlah wilayah Sumsel mulai mengalami penurunan seiring meningkatnya aktivitas karhutla. Pemerintah kini terus memperkuat penanganan kebakaran untuk mencegah asap semakin meluas ke kawasan permukiman.
Baca juga :   Jembatan Gantung Desa Gunung Karto Lahat Mengkhawatirkan, Warga Terpaksa Menyeberang di Atas Bambu
Deru menegaskan keselamatan masyarakat menjadi pertimbangan utama. Terlebih, paparan asap dapat memberikan dampak lebih besar terhadap kelompok rentan, termasuk anak-anak.
“Kita tidak mau anak-anak atau kita semua ini terpapar akibat ISPU yang tidak sehat. Tapi selama ini masih di ambang batas yang bisa ditoleransi,” tutupnya. (THQ)
Asap Karhutla Dinkes Sumsel Masker
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKabut Asap Selimuti Palembang, Operasional Penerbangan di Bandara SMB II Tetap Berjalan
Next Article Delapan Pejabat BRI Didakwa Korupsi Kredit Sawit, Kerugian Negara Rp922 Miliar
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,897 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,770 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?