RELUNG.ID – Tingginya minat masyarakat unruk mengkonsumsi daging jelang puasa Ramadan ini membuat harga daging sapi segar di kota Pagar Alam mulai merangkak naik.
Pantuan redaksi, lapak lapak penjual daging sapi segar mulai marak di pasar pasar tradisional mulai ramai di serbu pembeli.
Harga daging sapi segar jika pada sebelum Puasa di jual berkisar Rp 110 ribu hingga 120 ribu perkilogram tergantung jenis dan kwalitasnya kini mulai terpantau naik di harga Rp 130 ribu hingga 140 ribu perkilogram.
Ketiadaan daging sapi impor dalam kemasan di pasaran yang harganya relatif lebih murah ketimbang daging sapi lokal membuat masyarakat kota Pagar Alam tidak punya pilihan lain.
Namun demikian meski harganya cukup mahal namun hal ini tidak menyurutkan minat warga untuk membeli guna persiapan lauk saat Sahur dan berbuka puasa nanti.
“Memang hal biasa buat kami kalau dekat puasa atau lebaran harga daging sapi pasti naik dan hari ini saya beli satu kilo buat persiapan Sahur hari pertama nanti agar semangat puasanya,”ujar Yarti (40) salah seorang pembeli Senin (16/2/2026)
Sementara itu Sunandi (60) salah seorang penjual daging di pasar Nendagung kota Pagar Alam mengungkapkan kenaikan harga jual daging sapi segar jelang puasa ini adalah penomena biasa yang terjadi setiap tahun.
Bukan hanya faktor permintaan yang meningkat tapi juga karena pasokan sapi hidup peternakan lokal dan rumah potong hewan juga terbatas.
“Kami sebagai penjual bergantung pasokan dari peternakan dan rumah potong dan memamg kami ketahui untuk wilayah kota Pagar Alam peternakan sapi pedaging memang tidak banyak,” pungkasnya. (TFK)

