RELUNG.ID- Atlet terjun payung yang sebelumnya dilaporkan terjatuh di perairan Bojongsalawe, Desa Karangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Widiasih (58), ditemukan meninggal dunia di Teluk Nanjung, Pangandaran, Jumat (2/1/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi tertelungkup di perairan dekat kawasan Cagar Alam Pananjung, tepatnya di sekitar keramba milik Susi Pudjiastuti.
“Lokasi penemuan korban di Teluk Nanjung, di atasnya Cagar Alam, dekat keramba Bu Susi,” ujar Kasatpolairud Polres Pangandaran, Iptu Anang Tri Sodikin.
Jenazah Widiasih pertama kali ditemukan oleh nelayan pencari keong atau nelayan pintur. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada tim SAR gabungan yang langsung melakukan proses evakuasi.
“Korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan,” kata Anang.
Saat ditemukan, tali-tali parasut masih menempel di tangan korban. Selain itu, parasut cadangan juga masih melekat di tubuh korban dan dalam kondisi lengkap.
“Parasut cadangan masih lengkap,” jelasnya.
Anang menambahkan, jarak antara lokasi penemuan jenazah dengan titik awal korban terjatuh diperkirakan sekitar 5 mil laut atau sekitar 6 kilometer. Saat ini, jenazah Widiasih telah dibawa ke Rumah Sakit Pandega Pangandaran untuk penanganan lebih lanjut.
Sebelumnya, Widiasih mengalami kecelakaan saat melakukan aktivitas terjun payung bersama empat atlet lainnya. Insiden tersebut diduga dipicu oleh perubahan arah angin yang cukup signifikan pada ketinggian sekitar 10.000 kaki, sehingga para penerjun kehilangan kendali dan arah pendaratan.
Dalam peristiwa tersebut, dua atlet dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga lainnya berhasil selamat.[YKP]

