Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Siapa Ahrie Sonta, Kepala Divisi Hukum Mabes Polri yang Disebut Diamankan karena Menyadap Presiden Prabowo

03/11/2026

Beredar Kabar Irjen Ahrie Sonta Diamankan Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Benarkah atas Perintah Listyo Sigit?

03/11/2026

Nama Irjen Ahrie Sonta hingga Eko Hadi Santoso Mencuat dalam Isu Jenderal Diamankan

03/11/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Tuesday, 3 November 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Atraksi Debus Warnai Pelantikan Paguyuban Pasundan Musi Rawas, Ratna Machmud Ikut Mengabadikan
Regional

Atraksi Debus Warnai Pelantikan Paguyuban Pasundan Musi Rawas, Ratna Machmud Ikut Mengabadikan

ADMINBy ADMIN01/11/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Atraksi debus menjadi salah satu perhatian utama dalam acara Pengukuhan dan Pelantikan Mitra Paguyuban Pasundan Kabupaten Musi Rawas di Aula Pemkab Musi Rawas, Minggu (1/11/2026).

Aksi menegangkan yang menampilkan kekuatan fisik dan ketahanan tubuh tersebut menyita perhatian tamu undangan, termasuk Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud. Bahkan, orang nomor satu di Bumi Lan Serasan Sekentenan itu terlihat mengabadikan atraksi tersebut menggunakan kamera handphone.

Selain debus, kemeriahan acara juga diwarnai penampilan tari jaipong dan paduan suara yang dibawakan anggota Paguyuban Pasundan.

Dalam kesempatan itu, Ema Siti Huzaima Ahmad yang juga menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Musi Rawas resmi dikukuhkan sebagai Ketua Paguyuban Pasundan Musi Rawas.

Ema mengatakan, keberadaan Paguyuban Pasundan diharapkan menjadi wadah mempererat silaturahmi masyarakat Sunda sekaligus memperkuat hubungan sosial dengan berbagai kelompok masyarakat di Musi Rawas.

“Paguyuban ini sebagai wadah silaturahmi,” ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Paguyuban Pasundan Pusat, Prof Kunkurat, menyampaikan dukungan terhadap pengembangan budaya Sunda di Musi Rawas. Sebagai bentuk dukungan, pihaknya menyerahkan seperangkat gamelan Sunda kepada pengurus setempat.

“Mudah-mudahan potensi budaya Sunda di Musi Rawas dapat berkembang. Tadi paduan suaranya luar biasa,” katanya.

Ia menjelaskan, Paguyuban Pasundan telah berkembang hingga hampir seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Organisasi tersebut bahkan memiliki jaringan di sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Jepang, kawasan Timur Tengah, dan Australia.

Menurutnya, Paguyuban Pasundan bukan sekadar organisasi kedaerahan, melainkan gerakan kebudayaan yang bertujuan memperkenalkan dan mengembangkan potensi budaya Sunda di berbagai wilayah.

“Ini adalah gerakan budaya untuk mengajak orang mengenai potensi budaya,” jelasnya.

Kunkurat menambahkan, salah satu faktor yang membuat Paguyuban Pasundan tetap eksis adalah konsistensinya bergerak di bidang pendidikan. Saat ini, organisasi tersebut memiliki empat universitas serta 112 sekolah menengah atas dan kejuruan.

“Investasi yang paling utama adalah SDM melalui pendidikan. Pentingnya dibentuk Paguyuban Pasundan di mana pun berada untuk pelestarian budaya. Jangan sampai budaya kita kalah oleh budaya asing,” tegasnya.

Di sisi lain, Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud, menyambut positif kehadiran Paguyuban Pasundan. Ia menilai keberadaan organisasi tersebut dapat memperkaya keberagaman budaya sekaligus memperkuat kerukunan masyarakat di Musi Rawas.

Menurutnya, Musi Rawas merupakan daerah dengan latar belakang masyarakat yang beragam, mulai dari suku Jawa, Bali, Padang hingga Sunda.

“Saya sangat senang dengan paguyuban masyarakat ini. Di Musi Rawas ini banyak sekali sukunya, ada Jawa, Bali, Padang, dan ada juga beberapa pejabat di sini orang Sunda. Banyak ragam kebudayaan di Musi Rawas,” pungkasnya. (NSR)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePatroli Siskamling di Empat Lawang Ungkap Dugaan Peredaran Ganja 1 Kilogram, Satu Pria Diamankan
Next Article Viral Pukul Warga, Kapolres Kapuas Hulu Selesaikan Kasus Lewat Hukum Adat Dayak
ADMIN

Related Posts

Regional

Tempuh 15.469 Kilometer ke Barcelona, Dua Petani Pagar Alam Bawa Misi Besar Kopi Lokal ke Pasar Dunia

03/11/20264 Views
Regional

Polisi Identifikasi Pelaku Penyerangan Brutal di 16 Ulu Palembang, Tiga Korban Luka Bacok

03/11/20265 Views
Regional

Ditinggal Penghuni Berjualan Gorengan, Rumah Guru SDN Margatani Ludes Terbakar

03/11/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202331,786 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202431,592 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202525,526 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,405 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,363 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?