RELUNG.ID – Kondisi bangunan Akademi Komunitas Negeri (AKN) di Tanjung Raman, belakang SMK Negeri 2 Prabumulih, memprihatinkan.
Bekas kampus vokasi yang dulunya merupakan gedung Politeknik ini kini terbengkalai.
Akses jalan sulit, area dipenuhi semak-belukar, atap bolong, dinding berlumut, serta suasana di dalam gedung lembap dan sunyi karena tak terpakai.
“Bangunan sebenarnya bagus dan masih bisa diselamatkan. Sayangnya, dibiarkan terbengkalai begitu saja. Tidak ada yang merawat, dan tampaknya tidak ada pihak yang bertanggung jawab penuh selama ini,” kata Wali Kota Prabumulih Arlan.
Melihat hal tersebut, dia mengaku prihatin dan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Badan Pengelola Aset Daerah, dan instansi terkait lainnya untuk merumuskan langkah perbaikan dan pemanfaatan kembali gedung AKN.
“Insya Allah, bangunan ini akan kita fungsikan kembali. Bisa untuk pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, atau kegiatan lain yang bermanfaat bagi masyarakat Prabumulih. Yang jelas, kita tidak akan membiarkannya rusak begitu saja,” terangnya.
Langkah ini merupakan bagian dari visi Pemerintah Kota Prabumulih dalam memberdayakan aset daerah serta memperkuat sektor pendidikan dan pelatihan vokasional.
Dengan menata ulang fungsi gedung AKN, diharapkan kualitas sumber daya manusia di kota ini semakin meningkat, sekaligus menghindarkan aset berharga dari kerusakan lebih lanjut.
Saat ini, tim teknis tengah mempersiapkan survei kondisi bangunan dan estimasi biaya perbaikan. Rencananya, revitalisasi akan difokuskan pada penambalan atap, pengecatan ulang dinding, pembersihan area luar, dan perbaikan instalasi listrik serta sanitasi.
Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025, sehingga bisa segera digunakan untuk program pelatihan yang dibutuhkan masyarakat. (SMP)

