RELUNG.ID – Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Jatanras Polda Sumsel telah meringkus empat pelaku begal yang saat beraksi mengendarai sebuah mobil Daihatsu Sigra warna putih.
Satu diantaranya pun terpaksa harus ditembak mati. Lantaran, melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Sedangkan, ketiga tersangka lainnya telah dilakukan pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan, polisi berhasil mengungkap modus dan aksi yang dilakukan para kawanan begal di Palembang ini.
“Untuk kasus yang di Palembang, keempat tersangka ini terlibat semua. Dua orang sebagai eksekutor (merampas, melukai korban), satu memaving TKP dan tersangka Edwin, aktor intelektual sebagai sopir sekaligus mengomandoi,” kata Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, Rabu (5/3).
Dia menambahkan, untuk kasus begal viral menggunakan mobil Sigra Putih ini terungkap salah satu tempat kejadian perkara (TKP) berada di kawasan Tanjung Barangan, Kecamatan IB I Palembang.
“Dimana korban dilukai. Kita berhasil mengidentifikasi dan berdasarkan keterangan saksi juga petunjuk yang ada di lapangan, kita juga kombinasi dengan beberapa kejadian viral di medsos hingga akhirnya menjadi petunjuk bahwa orang yang selama ini kita curigai pelaku yang sama,” jelasnya.
Sambungnya, sehingga pada Senin (3/3/2025) sekitar pukul 23.30 WIB hingga 04.00 WIB berhasil diidentifikasi dan mengetahui keberadaannya hingga dilakukan upaya penangkapan.
“Hingga akhirnya kita berhasil menangkap 4 orang dan 3 orang dalam proses pengejaran, jadi tersangka komplotan ini berjumlah 7 orang dan kejahatan lintas Kabupaten,” kata Harryo.
Menurut Harryo bahwa, di wilayah hukum Polrestabes Palembang sendiri ada terdapat lima laporan polisi (LP). Dimana dari kelima LP tersebut teridentifikasi empat di Polrestabes Palembang dan satu di Polsek IB I Palembang.
“Motifnya karena faktor ekonomi, modusnya dengan memepet kendaraan mobil dipakai tersangka kepada korban pengguna sepeda motor. Setelah dipepet korban dilukai, korban yang ketakutan menyerahkan kendaraan,” imbuhnya.
Untuk hasil curian, para tersangka telah menjualkan kelima sepeda motor yang ada LP di Polrestabes Palembang.
“Namun kami sudah mengidentifikasi untuk penadahnya, inisial A yang saat ini sedang kita lakukan pengejaran. Supaya dalam waktu dekat sepeda motor korban bisa ditemukan dan dikembalikan kepada korbannya,” pungkasnya. (DNP)

