RELUNG.ID – Pemerintahan di bawah Presiden RI, Prabowo Subianto kini telah berjalan enam bulan.
Di bawah pemerintahannya, Prabowo Subianto menilai kinerja pemerintahannya 6 dari 10.
Hal ini diungkapkan Prabowo Subianto dalam wawancara dengan 7 jurnalis senior di Kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip dari YouTube TvOne, Selasa (8/4).
Meski angka 6, dia mengaku bangga dengan nilai tersebut karena telah lulus dari angka minimal.
“Tapi passing grade, tidak her, saya tidak her,” terangnya.
Dia mengaku ingin kinerja pemerintahan berjalan dengan cepat. Karena itu, dia pun sering menelpon menteri Kabinet Merah Putih saat tengah malam.
“Saya ingin lebih cepat. Bahkan, sekarang aja saya udah dibilang cowboy kok. Sekarang saya di bilang politik komando, iya kan? Benar enggak? Kasihan menteri-menteri saya, jam 12 malam saya telepon. Jadi saya ingin kita memang harus bergerak cepat,” katanya.
Prabowo pun sempat melemparkan candaan soal mandat seperti tongkat Nabi Musa yang diberikan untuknya untuk menjalankan pemerintahan.
“Bagaimana kalau kalian bisa yakinkan DPR/MPR memberi saya mandat apa, itu mandat yang apa itulah bisa tek-tek-tek, atau siapa bisa kasih saya tongkat Nabi Musa,” candanya.
Dia juga mengakui saat ini birokrasi masih bermasalah. Sebab, masih ada rasa balas budi para pemimpin di daerah atas terpilihnya mereka.
“Jadi memang anda benar, demokrasi ini membuat semua politisi yang dipilih, bupati, wali kota, gubernur harus membalas tim sukses, harus membalas mereka yang mendukung. Artinya apa? Semua ingin jadi ASN, semua ingin jadi pejabat, akhirnya bloated demokrasi,” pungkasnya. (vid)

