Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Candaan Pandji Pragiwaksono Soal Rambu Solo Tuai Kecaman, Masyarakat Toraja Lapor Polisi
Regional

Candaan Pandji Pragiwaksono Soal Rambu Solo Tuai Kecaman, Masyarakat Toraja Lapor Polisi

RiyadiBy Riyadi04/11/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Komika Pandji Pragiwaksono menjadi sorotan publik usai video lawakannya yang menyinggung adat Toraja, Rambu Solo, viral di media sosial. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Komika Pandji Pragiwaksono menjadi sorotan publik usai video lawakannya yang menyinggung adat Toraja, Rambu Solo, viral di media sosial. Pandji bahkan dilaporkan ke polisi atas dugaan penghinaan dan ujaran bernuansa SARA.

Dalam video yang beredar, Pandji menyampaikan materi stand up comedy yang dianggap menyinggung masyarakat Toraja. Ia menyebut banyak warga Toraja jatuh miskin karena memaksakan diri menggelar pesta kematian, bahkan menggambarkan jenazah keluarga yang belum dimakamkan dibiarkan di ruang tamu dekat televisi.

“Di Toraja, kalau ada keluarga yang meninggal, makaminnya pakai pesta mahal banget. Banyak yang jatuh miskin habis bikin pesta pemakaman. Jenazahnya bahkan dibiarkan aja di ruang TV. Kalau keluarganya sih biasa, tapi kalau tamu datang, nonton TV berasa horor,” ujar Pandji dalam video tersebut disambut tawa penonton.

Baca juga :   Pandji Pragiwaksono Temui MUI, Klarifikasi Polemik Mens Rea

Candaan ini menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), pemerintah daerah, hingga lembaga adat.

Ketua PMTI Makassar Amson Padolo menilai materi yang dibawakan Pandji tidak pantas dijadikan bahan candaan.

“Kami sangat menyayangkan seorang tokoh publik berpendidikan seperti Pandji menjadikan adat Toraja sebagai bahan lelucon,” ujarnya, Senin (3/11/2025).

Baca juga :   Empat Lawang Hanya Buka 25 Formasi CPNS, Berikut Rinciannya

Menurutnya, ada dua hal yang paling menyinggung masyarakat Toraja: anggapan bahwa warga jatuh miskin karena pesta adat, serta pernyataan jenazah disimpan di ruang tamu.

“Itu tidak benar dan sangat melukai perasaan kami,” tegasnya.

Amson menjelaskan, dalam tradisi Toraja, jenazah disemayamkan di ruang khusus dan disertai tata cara adat yang penuh penghormatan. Upacara Rambu Solo sendiri bukan pesta kemewahan, melainkan simbol kasih sayang dan penghargaan terhadap orang yang meninggal.

Baca juga :   Diduga Selingkuh, 2 Pegawai Bank di Palembang Dilaporkan ke Polisi

“Rambu Solo adalah bentuk penghormatan terakhir, bukan pesta hura-hura,” tambahnya.

Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong juga menyesalkan candaan tersebut. Ia bahkan mengundang Pandji datang langsung ke Toraja untuk membuktikan sendiri bahwa adat Toraja bukan hal yang “horor”.

“Ini sangat menyinggung kami orang Toraja. Jadikan ini pelajaran bagi para komika, seni boleh bebas tapi jangan menyentuh unsur SARA,” ujarnya.

Baca juga :   Kilang Pertamina Plaju Salurkan Bantuan ke Myanmar, Perkuat Diplomasi Kemanusiaan

Frederik menilai Pandji sebagai sosok cerdas seharusnya melakukan riset sebelum menjadikan budaya sebagai bahan lelucon.

“Kami di Toraja Utara siap menerima Pandji. Datanglah, lihat sendiri bahwa budaya kami bukan hal menyeramkan,” ucapnya.

Ketua Umum Tongkonan Adat Sang Torayan (TAST), Benyamin Rante Allo, mengecam keras pernyataan Pandji. Ia menyebut tindakan Pandji merupakan pelanggaran adat yang berpotensi dikenai sanksi hingga 50 ekor kerbau.

Baca juga :   Indro Warkop: Pelaporan Pandji soal Mens Rea Kemunduran Cara Berpikir

“Ini sudah masuk pelanggaran adat. Secara adat, ada sanksi yang harus dijalani, bisa sampai 50 ekor kerbau,” tegasnya.

Selain sanksi adat, TAST juga akan menempuh langkah hukum dengan mengajukan somasi terhadap Pandji.

“Ini menyangkut harga diri suku bangsa. Kami mendesak Pandji meminta maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Toraja,” kata Benyamin.

Baca juga :   Karier Terancam, Selebgram Julia Prastini Diboikot Brand Imbas Isu Perselingkuhan


Aliansi Pemuda Toraja juga melaporkan Pandji ke Mabes Polri atas dugaan penghinaan dan ujaran kebencian bernuansa SARA.

“Kami sudah resmi melapor. Pandji telah melecehkan dan merendahkan martabat suku Toraja,” kata perwakilan Aliansi Pemuda Toraja, Ricdwan Abbas.

Ricdwan menuturkan, pihaknya telah berupaya menghubungi Pandji melalui media sosial sebelum melapor, namun tidak mendapat tanggapan.

Baca juga :   Libur Natal dan Tahun Baru, Wisata Danau Aur Ditutup Sementara

“Tidak ada itikad baik untuk klarifikasi atau meminta maaf, jadi kami tempuh jalur hukum,” ujarnya.

Anggota DPR RI asal Toraja, Frederik Kalalembang, juga angkat bicara. Ia berencana memanggil Pandji untuk meminta klarifikasi.

“Rencananya saya akan mengundang yang bersangkutan untuk menjelaskan maksudnya agar tidak salah tafsir,” ujarnya.

Baca juga :   Ditarget Selesai Desember, GOR Megang Bakal Beroperasi Tahun Ini

Frederik menilai candaan itu berpotensi merusak citra budaya Toraja dan dapat memicu kesalahpahaman di masyarakat.

“Sangat disayangkan jika budaya dijadikan bahan olok-olokan. Budaya itu harus dihormati, bukan ditertawakan,” pungkasnya.[YKP]

Dilaporkan ke Polisi Komika Pandji Pragiwaksono Rambu Solo Toraja Tuai Kecamatan
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePolisi Tangkap Spesialis Pencuri Warung di Lubuklinggau

Next Article OpenAI Gelontorkan Rp634 Triliun Untuk Gandeng AWS Jalankan ChatGPT
Riyadi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20264 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,872 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,744 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,717 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?