RELUNG.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI mengklaim telah berhasil mengendalikan penyakit ngorok atau Septicaemia Epizootica (SE) di wilayahnya.
Meski demikian pihaknya terus melakukan pencegahan untuk sejumlah ternak yang masih ada atau hidup saat ini.
“Alhamdulillah, penyakit ngorok pada hewan ternak sudah terkendali sejak beberapa bulan lalu sampai sekarang,” kata Kabid Kesehatan Hewan pada Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) OKI, Sadi Purwanto, Minggu kemarin (12/1).
Dia menjelaskan, mewabahnya penyakit ngorok ini disebabkan cuaca sehingga bakteri penyakit ngorok ini berkembang dan cepat menyebar menjangkiti banyak hewan ternak seperti sapi dan kambing.
Pihaknya pun langsung melakukan pengobatan dan pencegahan dengan memberikan obat-obatan antibiotik dan vitamin untuk hewan ternak. Termasuk untuk hewan peliharaan.
Obat-obatan, antibiotik dan vitamin ini telah didistribuskan ke lima Puskesman Hewan (Puskeswan) di OKI yaitu di Kayuagung, Pampangan, Pedamaran Timur, Lempuing dan Mesuji Raya.
“Obat-obatan, antibiotik dan vitamin ini kemudian diberikan ke kelompok ternak secara gratis,” pungkasnya. (EWJ)

