RELUNG.ID – Pendiri dan CEO Telegram, Pavel Durov mengumumkan laba perusahaan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun sejarah monetisasi.
Pengumuman tersebut diunggahnya melalui akun X atau Twitternya dan mendapatkan pujian langsung dari CEO SpaceX dan Tesla, Elon Musk.
Dalam postingannya, Pavel Durov mengatakan, telegram berhasil meraih pendapatan lebih dari USD 1 Miliar. Pendapatan tersebut belum termasuk aset lainnya.
“Tahun ini merupakan tahun yang sangat sukses bagi Telegram. Kami berhasil meraih laba untuk pertama kalinya dalam tiga tahun sejak dimonetisasi,” tulisnya.
Meski demikian, dia harus menghadapi tantangan hukum dan harus ditahan di bandara Paris. Namun, dengan jaminan dia pun akhirnya dibebaskan beberapa hari kemudian.
Dia tengah menghadapi 12 tuntutan pidana, termasuk keterlibatan dalam penyebaran pornografi anak, perdagangan narkoba, dan pencucian uang.
Jaksa Prancis mengklaim bahwa moderasi Telegram yang longgar telah memungkinkan kriminalitas merajalela di platform tersebut.
Pertumbuhan keuangan perusahaan aplikasi perpesanan itu didorong oleh lonjakan pelanggan Telegram Premium dan kinerja periklanan yang kuat.
Tercatat di tahun 2024 ini, pelanggan premium mencapai 12 juta atau meningkat tiga kali lipat. (EWJ)

