RELUNG.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Musi Rawas Utara (Muratara) mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) mengalami peningkatan.
Berdasarkan data sejak Januari hingga Oktober, ada 62 orang yang terserang penyakit DBD ini.
Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Muratara, Tasman Majid, Kamis (30/10/2025).
“Tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut akan meningkat, mengingat saat ini merupakan perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan,” katanya.
Dia mengatakan, kasus paling tinggi terjadi pada bulan Oktober yakni sebanyak 21 kasus. Kasus tersebut berada di tiga kecamatan yakni Kecamatan Rupit, Kecamatan Karang Jaya dan Kecamatan Rawas Ulu.
Dia menjelaskan penyakit DBD ini disebabkan oleh penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
Gejalanya meliputi demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, serta ruam. Agar terhindar dari penyakit DBD, masyarakat garus menerapkan 3 M plus, menutup, menguras dan mengubur.
“Kita sudah memberikan surat imbauan kepada masyarakat melalui pihak kecamatan dan Kades, agar masyarakat menerapkan 3 M Plus,” terangnya.
Pihaknya juga saat ini berupaya melakukan fogging di lingkungan pasien yang terserang penyakit DBD. Dia juga mengingatkan, kepada seluruh masyarakat agar memberitahu jika ada keluarganya yang terserang penyakit DBD melalui Call Center 119.
” Harus cepat memberitahu kepada kita akan bisa dilakukan perawat medis secara intensif,” pungkasnya. (LTM)

