RELUNG.ID — Dinas Pendidikan (Diknas) SMA Sumatera Selatan (Sumsel) mengizinkan siswa untuk menggelar acara perpisahan, dengan syarat tidak memberatkan orang tua dari siswa tersebut.
Kabid SMA Disdik Sumsel, Joko Edi Purwanto, menjelaskan bahwa kegiatan perpisahan boleh diadakan oleh para siswa dengan persetujuan asal tidak memberatkan orang tua dan diselenggarakan secara sederhana dan positif.
“Kegiatan perpisahan boleh diadakan oleh para siswa, asal mendapat persetujuan dan tidak memberatkan orang tua. Kegiatan tersebut harus diselenggarakan secara sederhana dan bersifat positif,” ujar Joko Edi Purwanto, Jumat (1/3).
Joko menekankan bahwa tidak semua wali murid memiliki tingkat ekonomi yang cukup, sehingga kegiatan perpisahan sebaiknya digelar dengan sederhana.
Ia juga mengimbau pihak sekolah untuk mempertimbangkan tingkat ekonomi sekolah yang berbeda-beda dalam mengadakan acara perpisahan.
“Tidak harus di gedung mewah, bisa di halaman sambil upacara atau pakai tenda kemudian makan dan minum yang sederhana saja,” tambahnya.
Joko juga menyoroti informasi yang beredar tentang permintaan sumbangan uang kepada orang tua murid untuk acara perpisahan hingga ratusan ribu rupiah. Ia berharap agar hal tersebut tidak terjadi di Sumsel.
Menurutnya, masih banyak kegiatan lain yang lebih bermanfaat daripada menggelar acara perpisahan, dan jika memang ada sumbangan, sebaiknya diberikan kepada mereka yang belum beruntung sebagai bentuk rasa syukur. [RG]

