Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Hukum»Ditemukan Tewas di Villa Wisata, Ini Sosok Brigadir Nurhadi
Hukum

Ditemukan Tewas di Villa Wisata, Ini Sosok Brigadir Nurhadi

alwiBy alwi09/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi mayat/ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Meski tiga bulan telah berlalu, kematian Brigadir Muhammad Nurhadi masih menyisahkan kesedihan bagi keluarga yang ditinggalkannya.

Terlebih lagi, kepergian Brigadir Nurhadi ini secara tragis di salah satu villa di kawasan wisata Gili Trawangan, Lombok Utara, pada 16 April 2025 lalu.

Baca juga :   Pengedar Ganja di OKU Tertangkap Saat Transaksi dengan Polisi Menyamar

Diceritakan kakak kandungnya, Muhammad Hambali. Adiknya tersebut merupakan anak bungsu yang dikenal sebagai pribadi yang dikenal baik dan ringan tangan dalam membantu keluarga maupun orang lain.

“Kalau ditanya soal kebaikannya, masyaallah, dia baik sama semua orang,” ungkap Hambali saat ditemui di kediamannya, Selasa (8/7/2025).

Adiknya yang juga bernama Dewi menambahkan, Nurhadi merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Seperti anak-anaknya kini, ia tumbuh sebagai anak yatim dan menjadi sosok yang tangguh sejak kecil.

Baca juga :   Kejati Sumsel Serahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Gratifikasi PUPR Banyuasin ke Kejari

Almarhum meninggalkan dua anak, dan tragisnya, anak bungsunya baru berusia satu bulan saat peristiwa nahas itu terjadi.

Menurut keluarga, Nurhadi telah bercita-cita menjadi polisi sejak kecil. Setelah perjuangan panjang, ia akhirnya berhasil mewujudkan mimpinya dan berpangkat Brigadir Polisi sebelum nyawanya terenggut dalam sebuah insiden yang hingga kini masih dalam penyelidikan.

Ia ditemukan meninggal dunia di kolam sebuah vila saat sedang berpesta bersama rekan kerjanya. Keluarga sejak awal curiga kematian tersebut bukan karena kecelakaan, melainkan akibat penganiayaan.

Baca juga :   Datang Temui Kekasih, Wanita Asal Cirebon Jadi Korban Pemerkosaan dan Perampokan di Empat Lawang

Kecurigaan itu akhirnya menguat setelah hasil penyidikan polisi mengungkap bahwa penyebab kematian Nurhadi bukan karena tenggelam, melainkan karena tindakan kekerasan.

Polda NTB telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, yakni Kompol I Made Yogi Purusa Utama, Ipda Haris Sucandra, dan seorang warga sipil bernama Misri. Ketiganya kini ditahan di Rutan Polda NTB.

Meski demikian, pihak keluarga belum sepenuhnya yakin terhadap proses hukum yang berlangsung.

Baca juga :   Curi Biji Kopi, Dua Pemuda di Empat Lawang Ditangkap Polisi

“Katanya sudah ditahan, tapi kami belum percaya. Jangan sampai mereka masih berkeliaran meskipun disebut ditahan,” ujar Hambali.

Meskipun hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi penggunaan narkotika dalam tubuh Nurhadi, keluarga membantah keras hal tersebut. Menurut Hambali, sang adik bukan tipe orang yang suka merokok, apalagi mengonsumsi narkoba.

“Merokok saja kalau tidak dipaksa tidak mau, apalagi barang haram seperti itu,” tegasnya.

Baca juga :   Penculikan Kacab Bank Bermotif Rekening Dormant, Polisi Tetapkan 15 Tersangka Termasuk Anggota TNI


Hambali mewakili keluarga menyampaikan harapan besar agar kasus ini ditangani dengan transparan dan adil. Mereka bersyukur bahwa fakta penyebab kematian mulai terbuka dan tidak lagi dikaburkan seperti awal kejadian.

“Dulu kasus ini seperti mau ditutupi. Sekarang mulai terbuka, kami bersyukur, tapi tetap akan kami kawal,” pungkasnya. (vid)

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleUlar Berbisa Masuk Pekarangan Rumah Warga di Lubuklinggau, Nyaris Patuk Anak Kecil


Next Article Empat Objek di Muba Ditetapkan Jadi Cagar Budaya Tingkat Kabupaten, Berikut Daftarnya
alwi

Related Posts

Hukum

Rumah Dinas Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan Pomdam Jaya

09/10/20268 Views
Hukum

Penampakan Indra Kenz Kembali Masuk Lapas Tangerang Usai Pembebasan Bersyarat Dicabut

09/10/20266 Views
Hukum

Pembebasan Bersyarat Dicabut, Indra Kenz Dipindahkan ke Lapas Tangerang

09/10/20264 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,957 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,826 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,799 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?