RELUNG.ID – Kasus penipuan jual beli proyek APBD Kota Palembang kembali terungkap. Kali ini korbannya perusahaan pengadaan alat kesehatan PT. Perisai Semesta dari Jakarta.
Manajemen perusahaan tersebut ditipu oleh dua mantan honorer Pemkot Palembang berinisial PM dan DP. Keduanya diduga merupakan orang dekat mantan Wali Kota Palembang, Harnojoyo.
Kerugian yang dialami perusahaan dari kasus penipuan tersebut mencapai Rp1,1 miliar. Kasus tersebut sudah dilaporkan manajemen perusahaan ke Polres Jakarta Barat.
Principal PT Perisai Semesta, Stefanus Dimas Putra mengatakan, kejadian berawal pada 6 Januari 2023, saat AH yang merupakan rekan PM dan DP mengirimkan data paket pekerjaan di Dinas Kesehatan Palembang.
Data paket tersebut tertuang dalam surat nomor 843/002380/DINKES/2022 tertanggal 13 Oktober 2022 yang ditujukan kepada Kementrian Keuangan Republik Indonesia.
“Perwakilan kami bernama Hengki memberitahukan kami terkait penawaran dari proyek tersebut dari saudara AH,” katanya saat dibincangi, Kamis (25/4).
Perusahaan pun meminta Hengki untuk menindaklanjutinya dengan menyiapkan company profile serta produk barang yang dibutuhkan. Setelah menyiapkan materi paparan, perusahaan meminta Hengki menghubungi AH untuk menyiapkan jadwal pertemuan dengan tim Wali Kota Palembang dengan agenda pembahasan proyek lebih lanjut.
Lalu, disepakati pertemuan tersebut dilakukan pada 10 Januari 2023 di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Jalan Tasik No 12. Tim perusahaan yakni Novi dan Shinta kemudian dikenalkan AH kepada PM dan DP.

