Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Dugaan Politik Uang Meroket di Pilgub Sumsel, Anomali Demokrasi yang Mengkhawatirkan
Indeks

Dugaan Politik Uang Meroket di Pilgub Sumsel, Anomali Demokrasi yang Mengkhawatirkan

alwiBy alwi07/12/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Diskusi publik Relung Forum bertema Hegemoni Herman Deru, Anomali Mawardi Yahya, dan Sensasi Eddy Santana di Pilgub Sumsel 2024. (Relung Forum)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Dalam diskusi bertema “Hegemoni Herman Deru, Anomali Mawardi Yahya, dan Sensasi Eddy Santana di Pilgub Sumsel 2024” yang diselenggarakan oleh Relung Forum, para pemateri menyoroti masifnya praktik politik uang menjelang hari pemilihan.

Pengamat politik Sumsel, Ade Indra Chaniago, mengungkapkan bahwa peredaran amplop pada masa tenang sangat masif. Hal ini terlihat dari perubahan signifikan hasil survei sebelum Pilkada dibandingkan dengan hasil quick count.

Baca juga :   Viral Isu Menteri Pariwisata Minta Air Galon untuk Mandi, Publik dan Artis Bereaksi

“Saya terkejut ketika pasangan calon (paslon) nomor 01 mencatatkan kemenangan hingga 73 persen dalam quick count. Di kepala saya, langsung terlintas bahwa setidaknya ada 3,3 juta amplop yang beredar di masyarakat, karena fenomena ini juga ramai diperbincangkan di media sosial,” ungkap Ade saat berbicara di Kawan Ngopi Cafe, Jumat malam, 6 Desember 2024.

Perkiraan tersebut, menurut Ade, salah satunya bisa didasarkan pada peristiwa penggerebekan gudang logistik partai yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel beberapa waktu lalu. “Katanya logistik itu untuk ulang tahun partai, tapi mengapa di setiap kantong terdapat logo dan nama paslon? Setelah penggerebekan itu pun, Bawaslu tidak mengambil tindakan tegas,” kata Ade.

Masifnya praktik seperti ini, menurutnya, juga disebabkan oleh sikap apatis masyarakat yang enggan peduli terhadap persoalan yang terjadi selama Pilkada. “Banyak masyarakat yang berpura-pura tidak tahu, sehingga praktik ini menjadi mudah dilakukan. Akibatnya, Herman Deru berhasil menciptakan demokrasi berbasis ‘terima kasih’—dia memberikan amplop, masyarakat memberikan suara,” tambahnya.

Baca juga :   Episode Kelima 'King The Land' Duduki Posisi Tertinggi Sepanjang Masa

Senada dengan Ade, praktisi hukum Mualimin Pardi Dahlan menilai bahwa masyarakat belum memahami bahwa politik uang adalah pelanggaran hukum serius. Bahkan, fenomena ini berubah menjadi perlombaan antar-warga untuk membandingkan isi amplop. “Bagi masyarakat, ini menjadi ajang kompetisi—di tempat ini amplop berisi Rp50 ribu, di tempat lain Rp100 ribu. Mereka tidak sadar bahwa ini adalah persoalan hukum,” ujarnya.

Menurutnya, peran Bawaslu sangat penting dalam menindak fenomena ini. Jika ditemukan bukti yang cukup, kasus ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM), yang seharusnya berujung pada diskualifikasi pasangan calon terkait. “Jika benar ada isu sebanyak 3,3 juta amplop yang beredar, ini adalah pelanggaran TSM. Konsekuensinya, kemenangan paslon tersebut harusnya dianulir,” tegasnya.

Baca juga :   Jelang Pilkada Sumsel, Prabowo Titip Pesan Pilih Pemimpin yang Mampu Eksekusi Program Pusat

Bahkan jika hal itu dapat dibuktikan, maka dia menyebutkan bahwa kemenangan pasangan Herman Deru dan Cik Ujang (HDCU) adalah kemenangan yang bersifat prosedural, bukan berdasarkan visi-misi atau keinginan masyarakat. “Herman Deru mungkin bisa mengklaim ini kemenangan Sumsel, tetapi pada dasarnya ini hanyalah kemenangan prosedural yang didorong oleh mobilisasi suara, bukan karena gagasan besar,” pungkas Mualimin.

Gambaran Umum Pilkada Sumsel

Sementara itu, pengamat politik Bagindo Togar menyoroti bahwa politik uang menunjukkan masih dominannya praktik politik primitif di Pilgub Sumsel. “Praktik ini seperti barter antara paslon dan pemilih—amplop dan bansos ditukar dengan suara. Ini adalah bentuk kegagalan membangun ekosistem politik modern yang berbasis ide dan gagasan,” ujarnya.

Bagindo pun pesimistis akan adanya perubahan signifikan selama lima tahun ke depan. “Dengan masifnya politik uang, masyarakat tidak bisa berharap banyak untuk perubahan yang lebih baik. Proses yang cacat menghasilkan hasil yang serupa,” tutupnya.

Baca juga :   Dugaan Keterlibatan Anggota DPD RI dalam Kampanye Pilgub Sumsel

Dalam sudut pandang lain, salah satu narasumber Relung Forum dari kalangan influencer, Cek Maria, menekankan bahwa politik seharusnya menjadi sarana untuk menyatukan, bukan memecah belah. Ia menilai bahwa peran influencer, endorser, atau profesi serupa seharusnya bertumpu pada kemampuan memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat.

“Prinsipnya, setelah Pilkada selesai, selesai pula pekerjaan atau kontrak profesional kita. Semua kembali seperti semula, tidak ada yang berubah. Jadi, jangan berlebihan atau saling menjatuhkan. Begitu juga masyarakat, seharusnya bisa menjaga harmoni,” ujar Maria.

Maria, yang juga dikenal sebagai seorang komedian, memberikan apresiasi terhadap kerja dan kinerja diskusi publik yang digagas oleh Relung Forum sepanjang proses Pilkada Sumsel. Menurutnya, forum-forum diskusi semacam ini memiliki peran penting dalam mendorong transparansi dan keterbukaan.

Baca juga :   Inspektorat Ogan Ilir Periksa Oknum Camat Terkait Dugaan Perilaku Mesum di Ruang Kerja

Dalam berbagai isu yang telah diangkat oleh Relung Forum, Maria berharap diskusi tersebut dapat memberikan dampak signifikan, terutama dengan menghasilkan rekomendasi yang relevan untuk pemangku kebijakan dan pihak-pihak terkait.

“Semoga melalui forum ini, kita bisa memberikan masukan yang bermanfaat dan konstruktif, sehingga demokrasi kita bisa berjalan lebih baik. Sekarang pilkada sudah selesai, kita sambut pemimpin yang terpilih, kita bangun sumsel ini dnegan kolaborasi yang kuat bersama, termasuk salah satunya melalui forum ini,” tutupnya. (rilis)

Diskusi publik Relung Forum Pilgub Sumsel Pilkada Serentak 2024 Relung Forum
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePrakiraan Cuaca Palembang Hari Ini : Sepanjang Hari Berawan Tebal
Next Article Viral Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Palembang Tewas Dihakimi Massa
alwi

Related Posts

Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202615 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Regional

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,973 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,844 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,817 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?