RELUNG.ID – Upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat terus dilakukan melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.
Kali ini, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju menyalurkan 10 ribu bibit ikan patin beserta 100 kilogram pakan kepada masyarakat di RT 34, RW 12, Kelurahan Plaju Ulu, Kecamatan Plaju, Palembang.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang digalakkan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sejak 2021.
Selain bibit ikan dan pakan, Pemprov Sumsel turut memberikan ratusan bibit tanaman seperti cabai rawit, terong, dan tomat dalam polibag untuk dibudidayakan masyarakat.
Bantuan tersebut diberikan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Barokah serta Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Fishfarm. Kedua kelompok diharapkan dapat mengembangkan bantuan secara berkelanjutan sehingga mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra mengapresiasi, keterlibatan masyarakat dalam program GSMP. Menurutnya, gerakan tersebut mendorong perubahan pola pikir masyarakat dari sekadar konsumen menjadi penghasil pangan secara mandiri.
“Pola pikir kita harus diubah, dari pembeli menjadi penghasil. Kita bisa mulai dari hal-hal sederhana, seperti menanam cabai, terong, dan sayuran lainnya, serta memelihara ikan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Edward, Selasa (22/9/2026).
Ia mengatakan, pemanfaatan lahan yang tersedia di sekitar rumah dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Dengan demikian, masyarakat tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan pangan dari pasar dan memiliki peluang untuk mengembangkan hasil budidaya sebagai sumber tambahan pendapatan.
Edward juga menyampaikan apresiasi kepada Pertamina yang turut membina KWT Barokah sekaligus mendukung pelaksanaan GSMP di lingkungan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pertamina yang telah memberikan bantuan untuk mendukung program pemerintah, khususnya Gerakan Sumsel Mandiri Pangan,” katanya.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR RU Plaju, Siti Fauzia, mengatakan keterlibatan Kilang Plaju dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh dan memberikan manfaat bersama masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Kami sangat menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif Gerakan Sumsel Mandiri Pangan yang diinisiasi oleh Pemprov Sumatera Selatan. Melalui sinergi penyaluran 10.000 bibit ikan patin beserta pakannya serta bibit tanaman kepada KWT Barokah ini, kami berharap masyarakat di sekitar wilayah operasional Kilang Plaju dapat semakin mandiri secara pangan, memanfaatkan pekarangan rumah secara produktif, serta meningkatkan kualitas kesejahteraan keluarganya secara berkelanjutan,” tutupnya. (CKM)

