RELUNG.ID- Tersangka kasus pencemaran nama baik terkait tuduhan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Eggi Sudjana, melontarkan pernyataan yang mengejutkan publik. Di tengah proses hukum yang masih menjeratnya, Eggi justru menyampaikan pujian tinggi kepada Jokowi.
Dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial, Eggi menyebut Jokowi sebagai sosok “cerdas, berani, dan militan” atau CBM. Video tersebut memperlihatkan Eggi tengah menandatangani sebuah buku yang diperuntukkan bagi Jokowi.
“Ini saya tandatangani untuk saudaraku seiman se-Islam Bapak Joko Widodo. Insya Allah beliau itu CBM, cerdas, berani, militan,” ujar Eggi dalam video yang dikutip Sabtu (10/1/2026).
Sebelumnya, Eggi Sudjana bersama Damai Hari Lubis yang juga berstatus tersangka dalam perkara serupa menemui Jokowi di kediamannya di Gang Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Kamis (8/1/2026).
Sekretaris Jenderal Relawan Jokowi (ReJo), Muhammad Rahmad, membenarkan pertemuan tersebut. Ia mengatakan pertemuan berlangsung secara tertutup dan penuh suasana emosional.
“Benar, pada 8 Januari kemarin kami mendampingi Bapak Eggi Sudjana dan Bapak Damai Hari Lubis, bersama kuasa hukum Ibu Elida Netty, berkunjung ke kediaman Bapak Jokowi,” ujar Muhammad Rahmad melalui pesan video kepada awak media, Jumat (9/1/2026).
Menurut Rahmad, pertemuan tersebut tidak didokumentasikan dalam bentuk foto maupun video karena bersifat terbatas. Meski demikian, ia mengaku menyaksikan langsung momen emosional yang terjadi.
Ia menyebut Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sempat berpelukan dengan Jokowi. Pertemuan itu kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin langsung oleh Eggi untuk Jokowi dan keluarganya.
“Kami yang menyaksikan turut berkaca-kaca. Pertemuan Pak Eggi Sudjana dan Pak Damai Hari Lubis dengan Pak Jokowi adalah pertemuan patriotik yang patut menjadi suri teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Rahmad.
Dalam kesempatan tersebut, Eggi Sudjana juga menyerahkan sebuah buku sebagai hadiah untuk Jokowi. Buku itu diketahui telah lebih dahulu dititipkan melalui Muhammad Rahmad pada 16 Desember 2025.[YKP]

