Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Politik»Eks Ketua BEM UGM Urung Lapor Polisi soal Temuan Alat Pelacak di Mobil
Politik

Eks Ketua BEM UGM Urung Lapor Polisi soal Temuan Alat Pelacak di Mobil

RiyadiBy Riyadi25/06/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Penemuan alat pelacak di kendaraan yang digunakan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. Foto : Ilustrasi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID– Mantan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto, memutuskan tidak melaporkan temuan dua alat pelacak yang ditemukan di mobil yang digunakannya beberapa waktu lalu kepada pihak kepolisian.

Menurut Tiyo, jika seluruh pengalaman serupa yang pernah dialaminya harus dilaporkan, maka akan terlalu banyak hal yang mesti dibawa ke ranah hukum.

“Saya kira kalau harus melaporkan polisi terlalu banyak hal yang harus saya laporkan. Di banyak tempat, ketika saya keliling ke daerah-daerah itu kan pengalamannya macam-macam juga. Kalau harus saya laporkan, terlalu banyak,” kata Tiyo saat ditemui di UC UGM, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (25/6/2026).

Baca juga :   Gubernur Sumsel Tawarkan Rp10 Juta bagi Pengungkap Karhutla

Tiyo menilai pemasangan alat pelacak tersebut justru dilakukan dengan cara yang mudah ditemukan oleh dirinya. Karena itu, ia meyakini tujuan utamanya bukan sekadar memantau pergerakannya, melainkan sebagai bentuk pesan atau intimidasi.

Menurutnya, pihak yang memasang alat tersebut ingin menunjukkan bahwa setiap aktivitas dan perjalanannya dapat diketahui.

“Pesannya jelas, ke mana pun saya pergi ada yang tahu dan ada yang mengamati,” ujarnya.

Baca juga :   Polda Sumsel Kerahkan 1.649 Personel Jaga PSU Empat Lawang

Meski demikian, Tiyo mengaku tidak ingin menghabiskan energi untuk mencari tahu siapa dalang di balik pemasangan alat pelacak tersebut. Ia menilai berbagai kemungkinan bisa saja terjadi, termasuk dilakukan oleh pihak yang memiliki kekuasaan ataupun kelompok yang ingin membenturkan dirinya dengan pemerintah.

“Saya juga tidak mau disibukkan untuk mencari siapa yang melakukan ini. Itu bisa dilakukan oleh kekuasaan, bisa juga dilakukan oleh mereka yang pengen membenturkan saya dengan kekuasaan,” katanya.

Ia memilih menyerahkan penilaian kepada publik dan berharap peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama terkait kondisi demokrasi.

Baca juga :   Komisi V DPRD Sumsel Desak Kemensos Renovasi 12 Panti Sosial yang Rusak Parah

“Yang penting rakyat tahu bahwa peristiwa ini terjadi dan itu menjadi alarm bagi demokrasi, bahwa mereka yang peduli pada bangsa justru dibayang-bayangi oleh bahaya,” ujarnya.

Sebelumnya, Tiyo mengungkap penemuan dua alat pelacak yang terpasang di mobil yang dikendarainya melalui akun media sosial pribadinya. Temuan tersebut bermula saat ia menerima sejumlah notifikasi dari perangkat pelacak ketika melakukan perjalanan dari Semarang menuju Yogyakarta pada pertengahan Juni 2026.

Sebelum menemukan alat tersebut, Tiyo mengaku sempat melihat sejumlah orang tidak dikenal yang diduga mengikuti dan memotretnya secara terang-terangan saat menghadiri sebuah diskusi di Semarang pada 13 Juni lalu.

Baca juga :   Dugaan Keterlibatan Anggota DPD RI dalam Kampanye Pilgub Sumsel

“Itu menurut saya jadi aba-aba bahwa saya memang sedang diintai,” katanya.

Saat melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi di kawasan Gejayan, ponselnya kembali menerima notifikasi keberadaan perangkat pelacak yang bergerak bersamanya. Setelah memeriksa kendaraan, ia menemukan sebuah alat berbentuk kotak bermagnet yang ditempel di bagian belakang mobil.

Keesokan harinya, notifikasi serupa kembali muncul meski alat pertama telah dilepas. Setelah dilakukan pencarian ulang, Tiyo menemukan alat kedua berbentuk lingkaran pipih yang ditempel menggunakan lakban hitam di area ban belakang kendaraan.

Baca juga :   Survei LSI Denny JA: Prabowo Subianto Ungguli Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Setelah berkonsultasi dengan sejumlah pihak, Tiyo menyimpulkan pemasangan alat pelacak tersebut kemungkinan merupakan bentuk intimidasi yang sengaja dibuat agar diketahui oleh dirinya.

“Saya kira justru itulah letak di mana terornya terjadi. Bahwa ini sengaja dipasang untuk saya ketahui supaya jadi alarm bagi diri saya bahwa ke mana pun saya pergi ada orang-orang yang tahu, ada orang-orang yang mengamati,” pungkasnya.[YKP]

Batal Lapor Polisi Eks Ketua BEM Tiyo
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleManfaatkan Data Wearable dalam Penelitian Klinis, Samsung Gandeng Alcedis
Next Article Bus AKAP dan Truk Trailer Adu Kambing di Banyuasin, Penumpang Histeris
Riyadi

Related Posts

Politik

Polemik Ijazah Gibran Usai Putusan MK, Istana: Bukan Tidak Ada tapi Belum Ditemukan

10/10/20263 Views
Politik

Dulu Terang-terangan Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Begini Respon Jokowi Sekarang

10/10/20262 Views
Politik

Bobby Nasution Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pendidikan Sarjana

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,897 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,770 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,742 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?